Breaking News:

Berita Bali

Ekspor Produk Kelautan Tinggi dan Jadi Tulang Punggung, Bea Cukai Ngurah Rai Lakukan Pemetaan

“Pemetaan ini begitu penting, melihat kegiatan ekspor produk kelautan di tengah pandemi berperan krusial sebagai tulang punggung realisasi ekspor di

Humas Bea Cukai Ngurah Rai.
Bea Cukai Ngurah Rai melakukan program pemetaan proses bisnis ekspor produk kelautan di wilayah Bali, NTB, dan NTT. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG― Kinerja ekspor produk kelautan di tengah pandemi yang tetap lebih tinggi dibandingkan komoditas lain, disambut Bea Cukai Ngurah Rai dengan melakukan program pemetaan proses bisnis ekspor produk kelautan di wilayah Bali, NTB, dan NTT. 

Pemetaan yang dilakukan Bea Cukai Ngurah Rai ini merupakan langkah inisiatif guna merintis penataan Ekosistem Logistik Nasional (National Logistics Ecosystem/NLE) angkutan udara sekaligus mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Pemetaan ini begitu penting, melihat kegiatan ekspor produk kelautan di tengah pandemi berperan krusial sebagai tulang punggung realisasi ekspor di Bea Cukai Ngurah Rai," ujar Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Himawan Indarjono, dalam keterangannya, Selasa 30 Maret 2021.

Baca juga: Bea Cukai Ngurah Rai Musnahkan Barang Hasil Penindakan Kepabeanan dan Cukai Sejumlah 334 Jenis

Baca juga: WCO Berikan Certificate of Merit 2021 kepada Bea Cukai Ngurah Rai

Selain untuk Pemulihan Ekonomi Nasional, pemetaan proses bisnis ekspor produk kelautan ini adalah langkah awal Penataan Ekosistem Logistik Nasional angkutan udara yang berpedoman pada Instruksi Presiden Nomor 5 tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional, yang saat ini masih difokuskan pada angkutan laut.

Berdasarkan Instruksi Presiden tersebut, Penataan Ekosistem Logistik Nasional merupakan program pemerintah untuk meningkatkan kinerja logistik nasional, memperbaiki iklim investasi, dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional. 

Bea Cukai Ngurah Rai mengambil langkah awal melalui pemetaan proses bisnis ekspor kelautan sebagai kerangka pengintegrasian sistem logistik dalam rangka Penataan Ekosistem Logistik Nasional angkutan udara.

Baca juga: Bea Cukai Ngurah Rai Bali Gagalkan 58 Kasus Penyelundupan Narkoba, Apresiasi Kinerja 2020

“Kami memetakan pintu-pintu perijinan yang dilalui oleh eksportir ikan dan produk hasil laut sampai akhirnya mengajukan Pemberitahuan Ekspor Barang kepada kami sehingga dapat diketahui apa kendalanya dan berapa biayanya," tambahnya.

"Informasi tersebut akan kami jadikan sebagai masukan penyusunan single platform." 

"Harapan kami, hal tersebut dapat memberikan kemudahan, khususnya bagi pelaku ekspor produk kelautan sebagai pahlawan devisa Indonesia, sehingga proses ekspor ke depannya hanya perlu disampaikan dengan satu kali submit dokumen melalui satu platform saja," jelas Himawan.

Baca juga: Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Bali Nusra Gelar Operasi Pasar

Langkah yang dilakukan Bea Cukai Ngurah Rai ini disambut dengan apresiasi dan antusiasme tinggi dari pengguna jasa yang yang sepanjang bulan Maret 2021 tercatat 8 perusahaan telah dikunjungi secara virtual.

“Sampai saat ini sudah ada delapan perusahaan yang sudah kami petakan, antusiasmenya tinggi. Target kami bisa mencapai lebih dari 20 perusahaan sehingga gambaran utuh proses yang dilalui oleh eksportir produk kelautan dapat kami peroleh."

"Serta tidak lupa pihak-pihak lain yang berhubungan dengan proses bisnis ekspor produk kelautan juga akan kami kunjungi secara virtual," tutur Himawan.(*)

Berita lainnya di Bea Cukai Ngurah Rai

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved