Serba Serbi

Pawisik Pakelem Kepala Kebo, Agar Pandemi Covid-19 Segera Berlalu

Masyarakat Hindu percaya, bahwa alam sekala dan niskala ada dan akan selalu berdampingan sampai kapanpun.

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Yayasan Lautan Kebun Koral Bali adakan upacara Mendem Pakelem, Rabu (25/11/2020). 

Hal ini bukan tanpa alasan, sebab pawisik untuk itu telah didapatkan oleh para sesepuh nusantara. Dari berbagai wilayah baik Bali dan luar Pulau Dewata.

“Dengan melibatkan tiga komunitas penekun pikukuh keluhuran nusantara, yakni Wiwitan, Jawa, dan Bali. Sebagai representasi berbagai komunitas penekun spiritual lintas etnis dan agama se-nusantara,” kata pria yang juga Ketua Umum Dekornas Puskor Hindunesia ini. 

Para penekun spiritual ini, menyampaikan kepadanya agar aksi ini bisa didukung pemerintah dan rakyat di Indonesia.

Dengan harapan pandemi Covid-19 akan berangsur membaik setelahnya. Sesuai pawisik, rencana larung saji ini, akan dilakukan di Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. Tepatnya pada Tilem Sasih Kedasa, Minggu 11 April 2021. 

“Tentunya ritual akan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat, tanpa mengurangi esensi kualitas ritual yang utama sesuai tuntunan sesepuh nusantara,” jelasnya.

Dengan melibatkan 99 penekun dari 3 komunitas dan masing-masing berjumlah 33 orang.

Acara dengan khyusuk akan dilakukan dari pagi hingga selesai, termasuk prosesi larung inti di tengah hari.

“Semua prosesi ritual ini untuk satu tujuan, menetralisir energi negatif yang menyebar di tanah nusantara ini. Salah satunya dalam bentuk wabah Covid-19,” jelasnya. Namun saat ini, kata dia, masih terkendala dana dan biaya. Untuk itu, pihaknya bersama komunitas terus mendatangi donatur guna meminta bantuan agar upacara ini bisa dilangsungkan. 

“Kami sudah mengajukan proposal ke pemerintah, termasuk ke donatur lainnya. Semoga saja ada yang terketuk hatinya dan ikut membantu dana dalam upaya prosesi upacara ini,” sebutnya. Dukungan pun dapat disalurkan melalui rekening BRI, atas nama Kori Lontara dengan nomornya 4640-01-015493-53-5. (ask)

Asal Mula Pawisik

Ida Bagus Susena, menjelaskan pawisik tidak hanya didapatkan dari penekun spiritual asal Bali saja.

Namun juga dari Sunda Wiwitan, dan penekun dari wilayah Jawa.

“Ada yang kejawen dan menyampaikan lewat relawan. Ada juga yang dari Bali, Kintamani dan sebagainya. Banyak orang yang mengatakan agar melakukan larung saji di laut,” sebutnya. 

5 Fakta Palinggih Padmasari Bersanding Kloset di Bangli, Alasan Dapat Pawisik

Ngurah Agung Daftar Penjaringan Wali Kota di Golkar, Ngaku Dapat Pawisik Maju Pilkada 2020

Bahkan arahan dari Ida Rsi Gautama, kata dia, dalam menyelesaikan permasalahan jagat (alam) atau bahkan wabah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved