Breaking News:

Berita Bangli

Resmi Jadi Maskot, Pemkab Bangli Garap Tarian dan Lagu Pucuk Bang bersama Seniman

Pasca ditetapkan sebagai maskot Kabupaten Bangli, Pemerinah Kabupaten Bangli kini bersiap untuk membuat tari serta lagu tentang Pucuk Bang.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra - Resmi Jadi Maskot, Pemkab Bangli Garap Tarian dan Lagu Pucuk Bang bersama Seniman 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Pasca ditetapkan sebagai maskot Kabupaten Bangli, Pemerinah Kabupaten Bangli kini bersiap untuk membuat tari serta lagu tentang Pucuk Bang.

Pembuatannya pun melibatkan sejumlah seniman dan diharapkan bisa dipentaskan pada hari lahirnya Kota Bangli.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bangli, Ida Bagus Giri Putra menjelaskan, pembuatan tarian dan lagu Pucuk Bang merupakan implementasi dari maskot yang telah diluncurkan Bupati Bangli pada 13 Maret lalu.

Oleh sebab itu pada hari Senin 29 Maret, dilakukan rapat yang dipimpin oleh Bupati Bangli bersama sejumlah OPD terkait, membahas ihwal pembuatan tari dan lagu tersebut.

Baca juga: Bangli Usulkan Rancangan Perbup Penetapan Pucuk Bang Sebagai Maskot Daerah

Baca juga: Bunga Pucuk Bang Jadi Maskot Kabupaten Bangli Bali, Begini Kronologi dan Sejarahnya

“Tadi juga diikutsertakan sekitar tiga seniman yang ditugaskan menggarap. Mulai dari penata tabuh, penata tari, dan aransemen."

"Nanti mereka akan koordinasi dengan seniman lainnya. Termasuk penata kostum, dan sebagainya,” ucap dia.

Dijelaskan pula, tujuan pembuatan tarian dan lagu Pucuk Bang, lantaran Pemkab ingin membumikan maskot Pucuk Bang sebagai maskotnya Kabupaten Bangli.

“Ada nilai-nilai histori, ada nilai-nilai psikologi. Sekiranya ini bisa membangkitkan rasa jengah masyarakat dan seluruh ASN, untuk membangun Bangli agar lebih maju dan sejahtera,” imbuhnya.

Baca juga: Mengenal Sosok I Nyoman Adi Suardita, Penggiat Seni Asal Bangli yang Mahir Memainkan Hang Drum

Baca juga: Puncak Karya Pujawali di Pura Ulun Danu Batur Bangli, Pamedek Dilarang Ambil Foto maupun Video

Sekda mengatakan, tarian dan lagu Pucuk Bang rencananya dipentaskan pada hari lahirnya Kota Bangli tanggal 10 Mei, yang pada tahun 2021 ini berusia 817 tahun.

Namun sebelum itu, akan dilakukan uji publik ke masyarakat.

“Kita akan undang para seniman kita untuk memberikan masukan, agar paripurna apa yang dibuat oleh daerah menjadi kebanggaan rakyat Bangli,” ungkapnya.

Penggarapan tarian dan lagu Pucuk Bang, diserahkan kepada para seniman asal Bangli.

Baca juga: Bangli Usulkan Rancangan Perbup Penetapan Pucuk Bang Sebagai Maskot Daerah

Mengenai berapa jumlah seniman yang dilibatkan serta anggaran yang dibutuhkan, Sekda mengaku belum mengetahui besarannya.

“Kami masih menunggu proposal, sehingga bisa memberikan yang optimal dalam memberikan dukungan (pada seniman), serta bisa mempertanggungjawabkan baik dari hasil tarian maupun keuangannya pada rakyat,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta pada hari pengerupukan 13 Maret 2021 telah meresmikan Pucuk Bang sebagai maskot Bangli melakui Surat Keputusan.

Oleh bagian hukum Setda Bangli, landasan hukum berupa SK tersebut selanjutnya dikonsultasikan ke Pemerintah Provinsi untuk diperkuat agar menjadi Perbup. (*)

Berita lainnya di Berita Bangli

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved