Breaking News:

Berita Buleleng

UPDATE: Enam Hari Dirawat Intensif, Bayi dengan Kelainan Usus di Buleleng Hembuskan Napas Terakhir

Enam hari dirawat secara intensif di RSUD Buleleng, bayi yang mengalami kelainan usus besar (hisprung) asal Banjar Dinas Tangep, Desa Banjar Tegeha,

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Jenazah Ketut Adi Sri Karlida saat disemayamkan di rumah duka, Selasa (30/3/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Enam hari dirawat secara intensif di RSUD Buleleng, bayi yang mengalami kelainan usus besar (hisprung) asal Banjar Dinas Tangep, Desa Banjar Tegeha, Kecamatan Banjar, Buleleng meninggal dunia pada Selasa 30 Maret 2021 dinihari.

Jenazahnya pun  langsung dikubur di Setra Desa Adat Banjar Tegeha Selasa malam.

Ditemui di rumah duka, Sang Ayu Komang Sugiani (37) bersama suaminya Putu Budayasa (40) mengatakan, kondisi kesehatan buah hatinya itu memang terus menurun.

Selain karena terkena penyakit hisprung, pihak medis juga mendiagnosa bayi perempuan itu mengalami infeksi pada paru-paru, diduga akibat menelan air ketuban saat dilahirkan.

Baca juga: Orangtua Bayi Gelisah, Kelainan Usus di RSUD Buleleng, Butuh Bantuan Biaya Rp 45 Juta

Akibat kedua penyakit itu lah, bayi yang diberi nama Ketut Adi Sri Karlida itu kehilangan kesadaran (koma), hingga akhirnya meninggal dunia, tepat pada pukul 01.00 wita.

"Sebelum meninggal, sekitar jam 9 malam, saya dipanggil sama petugas medis. Katanya alat-alat medis yang dipasang sudah tidak direspons lagi sama anak saya.

Akhirnya sekitar jam 1 dinihari, kami memutuskan untuk mengikhlaskan anak kami pergi untuk selamanya," kata Sugiani lirih.

Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah bayi malang itu kemudian dibawa ke rumah duka menggunakan mobil ambulans, pada pukul 06.30 wita.

Mengingat jenazah masih bayi, sesuai tradisi, pihak keluarga harus segera mengubur bayi tersebut di Setra Alit Desa Adat banjar Tegaha, pada pukul 18.30 wita.

"Setelah dikubur, 12 hari kemudian baru dilaksanakan upacara ngeroras sekaligus ngelungah. 

Halaman
1234
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved