Breaking News:

Berita Denpasar

Gasak Perhiasan Emas dan Handphone Senilai Rp 50 Juta, Gede Swastika Harus Menjalani Proses Hukum

Pencuri kambuhan I Gede Swastika alias Rai (24) harus kembali merasakan pengapnya sel penjara.

Tribun Bali/Putu Candra
Residivis pencurian, I Gede Swastika kembali berurusan dengan hukum, karena kembali terlibat kasus serupa. Ia telah menjalani pelimpahan tahap II secara daring di Kejari Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pencuri kambuhan I Gede Swastika alias Rai (24) harus kembali merasakan pengapnya sel penjara.

 Ia kembali melakukan tindak pidana pencurian bersama rekannya, Bagus Yudistira (DPO).

Keduanya menyasar rumah dalam keadaan kosong milik Ni Nyoman Suariani (korban), dan berhasil menggasak sejumlah perhiasan emas serta handphone.

Kini Gede Swastika pun telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, dan segera menjalani sidang.

Baca juga: Pencurian Mobil Box Berisi Miras di Denpasar, Polisi Ringkus Pelaku Berstatus Pasangan Selingkuh

Mengenai pelimpahan tersangka itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Denpasar, I Wayan Eka Widanta.

"Tersangka I Gede Swastika alias Rai sudah dilimpahkan dan sudah kami terima.

Yang bersangkutan melakukan pencurian bersama temannya, Bagus Yudistira. Bagus Yudistira ini masih buron," terangnya saat dikonfirmasi, Rabu, 31 Maret 2021.

Setelah dilakukan pelimpahan dikatakannya, tersangka ini akan menjalani penahanan oleh JPU selama 20 hari kedepan.

"Penahanan terhadap tersangka dilakukan selama 20 hari kedepan.

Setelah dakwaan lengkap, segera akan kami lakukan pelimpahan ke pengadilan untuk selanjutkan dilakukan persidangan," jelas Eka Widanta

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved