Breaking News:

Berita Badung

Terlibat Aksi Trek-Trekan, 10 Anak di Bawah Umur Diamankan Petugas Linmas Ungasan Badung Bali

Trek-trekan di Jalan Bali Cliff, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali sebanyak 10 orang anak-anak dibawah umur diamankan petugas setempat.

ist
Sepuluh orang anak dibawah umur yang melakukan aksi trek-trekan di Jalan Bali Cliff, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali saat diamankan anggota Satlinmas Desa Ungasan beserta sepeda motornya 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Saat asyik melakukan trek-trekan di Jalan Bali Cliff, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali sebanyak 10 orang anak-anak dibawah umur diamankan petugas setempat.

Aksi yang membuat resah dan mengganggu kenyamanan warga ini diketahui terjadi pada Selasa 30 Maret 2021 malam.

Hasilnya 10 orang anak yang diamankan, diketahui masing berstatus pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Namun tidak hanya anak-anak belasan tahun yang diamankan Satlinmas Desa Ungasan, Badung, Bali, kendaraan yang digunakan juga ikut diamankan.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi membenarkan kejadian tersebut.

Trek-Trekan Kembali Terjadi di Denpasar Bali, Polisi Minta Peran Bersama Untuk Atasi Masalah Ini

Aksi ABG Trek-trekan di Serangan Bali Viral, Lurah Geram Karena Pernah Makan Korban Jiwa

Polsek Sukawati Tertibkan Sekelompok Pemuda yang Melakukan Aksi Trek-trekan di Gianyar Bali

Namun ia mengatakan kepada Tribun Bali, ke 10 orang anak tersebut sudah diamankan dan didata oleh Satlinmas Desa Ungasan.

"Sesuai informasi dari Kutsel (Polsek Kuta Selatan), bahwa yang mengambil tindakan adalah anggota Linmas," ujar Iptu I Ketut Sukadi, Rabu 31 Maret 2021 pagi.

Lebih lanjut, dikatakan 10 anak dibawah umur yang melakukan aksi trek-trekan tersebut dibawa ke Kantor Desa Ungasan untuk diberikan pembinaan.

Serta diminta untuk berjanji tidak mengulangi lagi perbuatan yang mengganggu kenyamanan dan meresahkan warga.

Selain melanggar hukum, aksi yang dilakukan juga dapat membahayakan diri sendiri ataupun orang lain.

"Sudah dibina dan diserahkan ke orang tua untuk diawasi," tambahnya.

Ikuti berita tentang aksi trek-trekan di sini

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved