Breaking News:

Sponsored Content

Wabup Jembrana Patriana Hadiri Pujawali di Pura Pesimpangan Besakih Karangasem

Pujawali Ida Bethara di Pura Pesimpangan Besakih, Karangasem, Bali, puncaknya jatuh pada Anggarakasih Julungwangi, Selasa 30 Maret 2021.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Wabup Jembrana Patriana Hadiri Pujawali di Pura Pesimpangan Besakih Karangasem 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Pujawali Ida Bethara di Pura Pesimpangan Besakih, Karangasem, Bali, puncaknya jatuh pada Anggarakasih Julungwangi, Selasa 30 Maret 2021.

Pada puncak karya, Wabup Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Ny. Inda Krisna bersama para asisten dan pimpinan OPD hadir untuk menghaturkan sembah bhakti.

Pemangku pura Pesimpangan Besakih, I Gusti Ngurah Putu Astika mengaku, kalau pujawali Ida Bethara di Pura Pesimpangan Besakih dilaksanakan setiap 6 (enam) bulan sekali.

”Pujawali ini rutin dilaksanakan setiap enam bulan sekali dan puncaknya jatuh pada Anggarakasih Julungwangi, “ujarnya.

Baca juga: Wawancara Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Tekad Ubah Jembrana Jadi Indah dan Ramah

Baca juga: Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh, Bupati Jembrana Minta Ikuti dengan Serius

Baca juga: Bupati Jembrana Nengah Tamba Terima Kunjungan Anggota DPD RI Dapil Bali

Mangku Astika juga mengatakan, pujawali akan berlangsung selama 2 (dua) hari.

”Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, pujawali kita laksanakan pujawali ini selama 2 (dua) hari hingga penyineban (berakhir) pada Rabu (31 Maret 2021). Meski demikian, selama pujawali kita tetap terapkan prokes,”ungkapnya.

Terkait dengan tingkat upakara, kata Mangku Astika, menggunakan tingkatan upakara bebangkit, sekar taman pula gembal.

"Untuk tingkatan upakara tetap kita haturkan upakara bebangkit, sekar pula gembal. Namun sebelumnya prosesi kita awali dengan melakukan pecaruan dengan tingkatan caru manca sata serta seluruh rangkaian upakara dipuput oleh Ida Pedanda Gede Manu Sangkan Gunung dari Grya Sidan- Karangasem,”ujarnya.

Sementara, Wakil Bupati, I Gede Ngurah Patriana Krisna usai menghaturkan bhakti mengaku, kalau kehadirannya dalam upacara pujawali ini merupakan bentuk syujud bhakti kehadapan Ida Bethara yang berstana di Pura Pesimpangan Besakih.

”Tentu kehadiran kami beserta rombongan dari Pemkab Jembrana ini u diberikan keselamatan. Untuk menghaturkan bhakti kehadapan Ida Hyang yang berstana di Pura Pesimpangan Besakih,”ujarnya.

Wabup Patriana juga berharap, melalui pujawali ini krama umat selalu diberikan kedamaian.

”Kita selalu berdoa kehadapan Ida Hyang dalam segala manipestainya agar umat dan segala ciptaannya dapat diberikan keselamatan,”pungkasnya.(*).

Kumpulan Artikel Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved