Breaking News:

Berita Bali

Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, WNA Prancis Emannuel Alain Dituntut 12 Tahun Penjara di PN Denpasar

Emannuel Alain Pascal Maillet (53) telah menjalani sidang tuntutan yang digelar secara daring dan tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis,

Tribun Bali/Putu Candra
Alain Pascal kala menjalani pelimpahan tahap II secara teleconference. WN Perancis ini telah dituntut 12 tahun penjara, karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Emannuel Alain Pascal Maillet (53) telah menjalani sidang tuntutan yang digelar secara daring dan tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis, 1 April 2021.

Terdakwa Warga Negara Asing (WNA) asal Prancis ini dituntut pidana penjara selama 12 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Selain pidana badan, Emannuel Alain juga dituntut membayar denda Rp 100 juta subsidair 3 bulan kurungan.

 Ia dituntut karena dinilai bersalah melakukan pencabulan atau paedofil terhadap anak dibawah umur.

Baca juga: Wayan M Keberatan Didakwa Terkait Tindak Pidana Pencabulan, Sang Bawati Ajukan Penangguhan Penahanan

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejati Bali, A Luga Harlianto saat dikonfirmasi membenarkan, terdakwa telah menjalani sidang tuntutan dari JPU.

"Terdakwa dinyatakan telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76E UU RI No.17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah No.1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," terangnya.

Pula dipaparkan Luga, JPU dalam surat tuntutannya mempertimbangankan hal memberatkan dan meringankan.

Hal memberatkan, terdakwa tidak mengakui perbuatannya dan berbelit-belit memberikan keterangan

"Korban merupakan berusia anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan, tapi justru terdakwa memanfaatkan kedekatan dengan keluarga korban untuk mendekati korban.

Kalau yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum," papar mantan Kacabjari Nusa Penida, Klungkung ini.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved