Breaking News:

Berita Bali

Kisah Pilu Nenek Reni, Warga Tabanan, Awalnya Tak Mau Kembali ke Bali

Karena merasa depresi saat di Serang, nenek Ketut Reni berniat bunuh diri dengan cara melompat ke rel kereta api

Tribun Bali/Gung Sri
Nenek Reni bersama Gusti Mustika di rumah singgah Dinsos Bali - Kisah Pilu Nenek Reni, Warga Tabanan, Awalnya Tak Mau Kembali ke Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Karena merasa depresi saat di Serang, Provinsi Banten, nenek Ketut Reni berniat bunuh diri dengan cara melompat ke rel kereta api yang sedang melintas.

Namun mukjizat menyelamatkannya.

Saat kejadian itu, ada sedikit kisah mistis.

Sebab ketika nenek ini melompat, yang seharusnya jatuh ke depan, namun malah jatuhnya ke belakang. Sehingga begitu kereta api lewat, nenek ini selamat.

Baca juga: PHDI Banten dan PHDI Bali Sinergi Pulangkan Nenek Reni ke Bali

Baca juga: Kisah Pilu Nenek Reni, Warga Tabanan, Hampir Bunuh Diri di Rel Kereta Api

Baca juga: UPDATE : Nenek Terlantar Penuh Belatung di Denpasar, Pihak Desa Siap Koordinasi dengan Dinas Sosial

Gusti Mustika, warga Bali yang tinggal di Banten, kemudian membawa nenek ini ke rumahnya untuk dievakuasi.

Gusti Mustika tidak tahu persis, kenapa alasan nenek Reni tidak mau kembali ke Bali.

Namun Gusti Mustika sempat menghubungi keluarga Reni yang ada di Geluntung Tabanan.

Dan mereka juga menolak kedatangan nenek Reni ini ke sana.

“Pokoknya tiang tidak mau terima nenek Reni kembali ke sini, anaknya saja tidak mau mengajak apalagi saya,” katanya menirukan jawaban keluarga di Geluntung, Bali.

Ia pun bertanya alasannya, dan dijawab hanya keputusan semua orang tidak mau nenek Reni kembali.

Halaman
1234
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved