Breaking News:

Berita Denpasar

Tilep Dana Nasabah Bank BUMN Sejumlah Rp 494 Juta, Putu Ririn Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) melayangkan tuntutan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan (2,5 tahun) terhadap terdakwa Putu Ririn Lersia Oktavia

Tribun Bali/Putu Candra
Putu Ririn saat menjalani sidang tuntutan secara daring di PN Denpasar. Ia dituntut 2,5 tahun penjara, karena diduga melakukan tindak pidana korupsi di Bank BUMN tempatnya bekerja 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) melayangkan tuntutan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan (2,5 tahun) terhadap terdakwa Putu Ririn Lersia Oktavia (29).

Mantan sales person jasa di Bank BUMN dinilai bersalah melakukan tindak pidana korupsi di tempatnya bekerja, yakni menilep dana nasabah sebesar Rp 494 Juta.

Surat tuntutan itu dibacakan tim JPU dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis, 1 April 2021.

Dibeberkan oleh tim JPU, perbuatan terdakwa Putu Ririn telah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1), (2), (3) UU RI No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No.20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Baca juga: 21 Pelanggar Prokes Terjaring Razia Masker, 13 Orang Didenda di Sesetan Denpasar

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Putu Ririn Lersai Oktavia dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan, dikurangi masa penahanan.

Dan denda Rp 50 juta subsidair 3 bulan kurungan," tegas Mia Fida Erliyah didampingi JPU Ni Made Suasti Ariani.

Selain dituntut pidana, terdakwa juga dibebankan uang pengganti sebesar Rp 496.693.900.

"Dengan ketentuan apabila tidak dibayar dalam kurun waktu 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang.

Jika tidak memiliki harta benda maka dipidana selama 1 tahun dan 2 bulan penjara," imbuh jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar itu.

Pula dalam surat tuntutan, JPU mengurai hal memberatkan dan meringankan sebagai pertimbangan mengajukan tuntutan.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved