Berita Jembrana

Bawaslu Jembrana Kembalikan Rp 769 Juta Dana Sisa Pilkada 2020 ke Pemerintah

Bawaslu Jembrana mengembalikan sisa dana penyelenggaraan Pilkada Jembrana 2020.

KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi uang - Bawaslu Jembrana Kembalikan Rp 769 Juta Dana Sisa Pilkada 2020 ke Pemerintah 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Bawaslu Jembrana mengembalikan sisa dana penyelenggaraan Pilkada Jembrana 2020.

Dari anggaran Rp 4,5 miliar, yang turun untuk Bawaslu Jembrana, kini masih tersisa sebesar Rp 769 juta sudah dikembalikan kepada pemerintah daerah.

Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Mulyawan.

“Sesuai dengan ketentuan Bawaslu pusat bahwa anggaran Pilkada Jembrana yang bersumber dari hibah pemerintah daerah batas akhir penggunaan pada 31 Maret 2021. Sehingga, pada akhir batas penggunaan anggaran, sisanya langsung kembalikan pada pemerintah daerah,” ucapnya, Jumat 2 April 2021.

Baca juga: Tersisa Rp 1,4 miliar, Bawaslu Badung Bali Akan Kembalikan Sisa Dana Hibah Pengawasan Pilbup Badung

Baca juga: Bupati Terpilih Sabu Raijua NTT Masih Tercatat Berkewarganegaraan AS, Ini Penjelasan Bawaslu

Baca juga: Bawaslu Sebut Bupati Terpilih di NTT Ini Warga Negara Amerika Serikat

Pande mengaku, beberapa kegiatan tahapan Pilkada dari segi anggaran diefektifkan seminimal mungkin.

Pilkada Jembrana pada tahun 2020 lalu merupakan tantangan terberat bagi Bawaslu.

Karena dari segi anggaran hibah untuk Bawaslu tergolong kecil dibandingkan dengan kabupaten lain yang melaksanakan Pilkada serentak.

Karena itu, dalam menjalankan tahapan menerapkan prinsip efektif dan efisien agar tidak banyak mengeluarkan anggaran.

“Kadang kami dompleng ke kegiatan dari KPU dan kegiatan lainnya,” jelasnya.

Tersisa Rp 1,4 miliar, Bawaslu Badung Bali Akan Kembalikan Sisa Dana Hibah Pengawasan Pilbup Badung

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Badung akan mengembalikan sisa dana hibah yang didapat dari pemerintah setempat pada pengawasan Pemilihan Bupati Badung.

Hal itu pun terungkap saat Bawaslu Badung melakukan audiensi ke Ketua DPRD Badung Putu Parwata pada Selasa 2 Februari 2021.

Ketua Bawaslu Badung Alit Astasoma mengatakan sebelumnya Bawaslu mendapat dana hibah sebesar Rp 8,6 miliar.

Dana itu pun digunakan untuk melakukan tugas pengawasan pada pilbup Badung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved