Breaking News:

Berita Denpasar

Ditangkap Simpan 21 Paket Sabu Siap Edar di Denpasar, Wayan Dedy Pasrah Dipidana Bui 10 Tahun

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun terhadap terdakwa I Wayan Dedy Martana

Tribun Bali/Putu Candra
Terdakwa Wayan Dedy saat menjalani sidang secara daring. Ia dihukum 10 tahun penjara, karena terlibat peredaran narkotik jenis sabu - Ditangkap Simpan 21 Paket Sabu Siap Edar di Denpasar, Wayan Dedy Pasrah Dipidana Bui 10 Tahun 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun terhadap terdakwa I Wayan Dedy Martana (32).

Dalam sidang yang digelar secara daring, Wayan Dedi dinyatakan bersalah terlibat peredaran narkotik jenis sabu.

Ia ditangkap oleh Tim Resnarkoba Polresta Denpasar di kamar kosnya, Jalan Gelogor Indah, Gelogor Carik, Denpasar Selatan.

Saat dilakukan penggeledahan, terdakwa menyimpan 21 paket sabu siap edar.

Baca juga: Artis Sinetron Agung Saga Kembali Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Baca juga: Sosok Dan Profil Arteria Dahlan, Kader PDIP yang Usulkan Bandar Narkoba Ditembak Mati

Baca juga: Mobil Gembong Narkoba Pablo Escobar Dilelang Mulai Rp 31 Miliar

"Majelis hakim memutus pidana 10 tahun denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan penjara. Atas putusan itu, terdakwa menerima. Jaksa penuntut juga menerima," jelas Fitra Octora selaku penasihat hukum terdakwa, Jumat 2 April 2021.

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini mengatakan, putusan yang dijatuhkan majelis hakim pimpinan Hakim Hari Supriyanto turun dua tahun dari tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya, JPU Ni Komang Swastini melayangkan tuntutan pidana penjara terhadap Wayan Dedy selama 12 tahun, dan denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan penjara.

Meski putusan lebih ringan, kata Fitra, majelis hakim sependapat dengan dakwaan pada tuntutan JPU.

Kliennya pun dinyatakan telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotik.

"Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik. Sesuai dakwaan kedua JPU," papar Fitra Octora.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved