Breaking News:

Terlibat Togel Online, Oknum Kepala Sekolah di Nusa Penida Ditahan Kepolisian

Seorang oknum kepala sekolah di Nusa Penida berinisial MDA, diamankan petugas kepolisian karena terlibat dalam judi togel.

Terlibat Togel Online, Oknum Kepala Sekolah di Nusa Penida Ditahan Kepolisian
Tribun Bali/ Net
Ilustrasi Tahanan

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Seorang oknum kepala sekolah di Nusa Penida berinisial MDA, diamankan petugas kepolisian karena terlibat dalam judi togel.

Bahkan MDA sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh kepolisian.

Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Ketut Sujana ketika dikonfirmasi tidak menampik hal tersebut.

Ia  mengungkapkan, oknum kepala sekolah yang ditangkap di Nusa Penida berinisial MDA, yang merupakan kepala sekolah salah satu SD di Nusa Penida.

TERKINI – Pelaku Penusukan di Desa Riang Gede Tabanan Adalah Residivis Kasus Pencurian dan Togel 

"Kami menunggu proses hukum di kepolisian. Tapi hal ini akan kami tinda lanjuti, karena yang bersangkutan merupakan PNS," jelas Sujana, Jumat 2 April 2021.

Dirinya pun sangat menyangkan kejadian itu.

Apalagi yang ditangkap terkait judi togel merupakan seorang kepala sekolah, yang seharusnya menjadi pendidik.

"Mudah-mudahan ini yang terakhir, dan bisa menjadi pengalaman bagi kita semua. Bagi kami ini juga menjadi bahan intropeksi dan evaluasi kami di bidang pendidikan," ungkap Sujana.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Ario Seno Wimoko, dirinya memang mengamankan dua orang warga terkait judi togel berinisial MDA dan MM, Senin 29 Maret 2021 lalu.

Baca juga: RJ Lino Akhirnya Ditahan KPK Setelah Lima Tahun jadi Tersangka

Namun ia enggan mengungkapkan pekerjaan dari pelaku.

"Kami tidak bisa sampaikan pekerjaan pelaku apa, yang pasti kami memang benar amankan dua orang pelaku terkait judi togel di Nusa Penida," jelas Ario Seno Wimoko, Jumat 2 Maret 2021.

Keduanya ditangkap karena sempat mengumpulkan beberapa warga, terkait dengan judi togel online.

Pelaku pun disangakan pasal 303 KUHP terkait perjudian.

"Kami masih minta keterangan, untuk mengembangkan kasus ini lagi," jelasnya. (*)

Ikuti berita terkini Klungkung

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: M. Firdian Sani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved