Breaking News:

Berita Bangli

Sempat Turun Akibat Suspect ASF, Dinas PKP Bangli Pastikan Stok Babi Jelang Galungan Aman

Pihak dinas memastikan kebutuhan babi masyarakat Bangli jelang hari raya Galungan aman.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi - Sempat Turun Akibat Suspect ASF, Dinas PKP Bangli Pastikan Stok Babi Jelang Galungan Aman 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Populasi babi di Bangli, Bali, sempat menurun akibat kematian mendadak yang disinyalir terpapar African Swine Fever (ASF) beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, pihak dinas memastikan kebutuhan babi masyarakat Bangli jelang hari raya Galungan aman.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP), Ni Nyoman Sri Rahayu, Jumat 2 April 2021.

Ia tidak menampik jika sebelumnya ketersediaan babi di Bangli sempat berkurang akibat suspect ASF.

Baca juga: Peternak Babi di Tabanan Bali Belum Maksimal Terapkan Bio Security

Baca juga: Peternak Babi Dibantu Beli 1.000 Bibit, Pemprov Bali Anggarkan Rp 1,2 Miliar

Baca juga: Belum Tahu Soal Isu Virus Nipah, Peternak Babi Made Sudiarta Harapkan Ada Perhatian Pemerintah

Namun pihaknya menegaskan jika Bangli masih relatif aman, lantaran hanya sedikit dampaknya.

"Yang paling banyak (kematian babi) kan Tabanan, Badung. Kalau kematian di Bangli berdasarkan catatan sekitar 800 ekor. Dan kematian babi ini, dibedakan menjadi dua kondisi. Ada yang dilihat langsung oleh petugas, dan ada yang tidak dilihat langsung," ucapnya.

Sri Rahayu tidak memungkiri jika pihaknya sampai saat ini masih menerima laporan kematian babi secara mendadak.

Namun ia menegaskan kematian babi saat ini akibat penyakit berbeda.

"Kematian babi pasti ada, karena ada penyakit lain yang juga menyebabkan. Misalnya penyakit mencret yang tidak ditangani, pasti terjadi kematian," jelasnya.

Berdasarkan data populasi babi di Bangli, Sri Rahayu menyebut populasi babi di Bangli, Bali, per tahun 2020 sebanyak 46.282 ekor.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved