Breaking News:

Berita Politik

Ucap Syukur Hasil KLB Moeldoko Cs Ditolak Pemerintah, Kader Demokrat Gelar Doa Bersama di Ubud Bali

Para kader partai berlambang bintang mercy tersebut melaksanakan persembahyangan sekaligus doa bersama dan konsolidasi di Ubud, Gianyar

Tribun Bali/Ragil Armando
Para kader Demokrat melaksanakan persembahyangan sekaligus doa bersama dan konsolidasi di Ubud, Gianyar. Acara itu sendiri dilaksanakan bertepatan dengan Buda Umanis, Juluwangi, Rabu 31 Maret 2021 kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Penolakan pemerintah terhadap kepengurusan Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Sibolangit pimpinan Moeldoko disambut sukacita oleh para kader partai tersebut, tidak terkecuali di Bali.

Para kader partai berlambang bintang mercy tersebut melaksanakan persembahyangan sekaligus doa bersama dan konsolidasi di Ubud, Gianyar.

Acara itu sendiri dilaksanakan bertepatan dengan Buda Umanis, Juluwangi, Rabu 31 Maret 2021 kemarin.

Kepada Tribun Bali, Sabtu 3 April 2021, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Demokrat, Putu Supadma Rudana alias PSR mengatakan bahwa persembahyangan tersebut dilakukan sebagai bagian dari ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keadilan yang didapat oleh Demokrat kubu Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca juga: Disebut Seret Nama Presiden Jokowi, Demokrat Kubu AHY dan Moeldoko Cs Saling Tuding Kesalahan

Ia menjelaskan bahwa doa bersama tersebut digelar dalam dua sesi, yakni sesaat menjelang pengumuman terkait status kepengurusan kubu Demokrat versi KLB  Medan di Kantor Kemenkumham pada pukul 13.30 WITA dan sesudah pengumuman pada pukul 14.15 wita.

"Doa pertama kami gelar persis 30 menit menjelang pengumuman di Kementerian Hukum dan HAM atas status kepengurusan KLB Medan.

Kader memohon agar Tuhan Yang Maha Esa memberikan jalan terbaik buat Partai Demokrat pimpinan Ketua Umum AHY.

Kita berdoa agar pemerintah dalam hal ini Kemenkumham menegakkan keadilan, memutuskan masalah Demokrat dengan kaca mata konstitusi.

Dan benar , kepengurusan versi KLB Medan ditolak, karena persyaratan kepengurusan tidak terpenuhi," ujar PSR.

Ia menceritakan usai pemerintah menolak kepengurusan Moledoko Cs pihaknya bersama kader kembali berdoa bersama,menghaturkan angayubagia (terimakasih) kepada Tuhan atas kebenaran dan keadilan benar-benar tegak.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved