Breaking News:

Berita Buleleng

Delapan Bulan Telah Beroperasi, Bus Perintis di Buleleng Minim Peminat

Delapan bulan sudah empat unit bus perintis dari pemerintah pusat beroperasi di Buleleng.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Bus perintis rute Penarukan-Tamblang-Dausa saat mangkal di Desa Giri Emas 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Delapan bulan sudah empat unit bus perintis dari pemerintah pusat beroperasi di Buleleng.

Namun hingga saat ini minat masyarakat untuk menggunakan bus tersebut masih minim.

Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, I Gede Sandhiyasa dikonfirmasi Minggu 4 April 2021 mengatakan, bus perintis dari pemerintah pusat itu melayani rute Sukasada-Panji, serta Penarukan-Tamblang-Dausa.

Sejak beroperasi pada September 2020 lalu, minat masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas dengan harga murah dari pemerintah pusat itu nyatanya masih sangat minim.

Baca juga: Kemenparekraf Ajak Berbagai Pihak Bahas Konservasi Air di Desa Wisata Munduk Buleleng

Utamanya bus yang melayani rute Sukasada-Panji.

Dimana, per harinya, hanya ada satu atau dua penumpang yang mau menggunakan bus tersebut.

Sementara untuk rute Penarukan-Tamblang-Dausa hanya lima hingga enam orang.

Padahal, dari segi tarif, pemerintah memasang dengan harga Rp 5 ribu per orang untuk rute Sukasada-Panji,  rute Penarukan-Tamblang-Dausa Rp 10 ribu per orang.

Sementara pelajar dikenakan tarif khusus yang sebesar Rp 2.500 per orang.

Dikatakan Sandhiyasa, sepinya minat masyarakat ini terjadi karena pandemi Covid-19, yang membuat masyarakat enggan keluar rumah. 

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved