Breaking News:

Berita Bali

Gung Jaya: Kami Kehilangan Beliau, Politikus Senior PDIP Bali Wayan Sutena Meninggal akibat Covid-19

Kabar duka datang dari keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Bali, Sabtu 3 April 2021.

Dok. Istimewa
I Wayan Sutena semasa hidup - Gung Jaya: Kami Kehilangan Beliau, Politikus Senior PDIP Bali Wayan Sutena Meninggal akibat Covid-19 

Sosok Sepuh PDIP

Wayan Sutena merupakan sosok sepuh di PDIP Klungkung. Ia berkontribusi ikut membesarkan partai tersebut di Klungkung, sejak zaman reformasi.

Tokoh asal Desa Tegak Klungkung itu juga sempat menjadi Ketua DPRD Klungkung, dan anggota DPRD Provinsi Bali.

Terakhir ia menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Bali dan Bendesa Alit Majelis Desa Pakraman Kecamatan Klungkung.

Sutena merupakan kader senior PDIP yang jauh sebelumnya sempat duduk di Fraksi PDIP DPRD Bali Dapil Klungkung 2004-2009.

Kala itu, Sutena duduk di Fraksi PDIP Dapil Klungkung bersama Made Beratha Wiryadana, politisi asal Desa Persinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung.

Selain itu, mantan Ketua DPC PDIP Klungkung ini juga sempat dipercaya partainya menjadi Ketua DPRD Klungkung 1999-2004.

Ia kemudian juga sempat kembali naik ke DPRD Bali 2018-2019 dengan status PAW, menggantikan I Ketut Mandia, yang mengundurkan diri karena maju sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup Klungkung) di Pilkada Klungkung 2018.

Sayangnya, Wayan Sutena yang berstatus incumbent, gagal lolos ke kursi DPRD Bali dari PDIP Dapil Klungkung dalam Pileg 2019.

Kala itu, politisi senior PDIP asal Desa Tegak, Kecamatan Klungkung ini menduduki peringkat tiga di internal caleg PDIP, dengan perolehan 7.367 suara.

Ia kalah bersaing dengan dua caleg PDIP lainnya, yakni Luh Kadek Dwi Yustiawati dan Tjokorda Gde Agung.

Kadek Dwi Yustiawati, Srikandi PDIP asal Nusa Penida yang berstatus caleg new comer, lolos ke DPRD Bali dengan perolehan 24.079 suara.

Sedangkan Tjok Gde Agung, politisi asal Puri Agung Klungkung yang kini menjabat Wakil Sekretaris DPD PDIP Bali, lolos ke kursi legislatig dengan perolehan 9.885 suara.

Sempat Tolak Dipasang Ventilator

RASA duka mendalam masih dirasakan Pande Agus Surya Suweca Khana, putra dari politikus senior PDI Perjuangan asal Klungkung yang mengembuskan napas terakhir di RSUP Sanglah, Jumat 2 April 2021 malam.

Menurut sang putra, Wayan Sutena sempat menolak dipasangi ventilator dan meminta untuk berjuang melewati sakitnya.

"Bapak (Wayan Sutena) sempat tidur lama 5 sampai 6 jam, dan bangun sekitar jam 9 malam. Saat itu dokter meminta izin keluarga agar bapak dipasangi ventilator, tapi bapak tidak mau. Bilang mau berjuang dulu. Sekitar 30 menit berlalu, kami ada kabar bapak sudah tidak ada," ujar Pande Agus, Sabtu 3 April 2021.

Ia pun menceritakan awal mula Wayan Sutena dirawat di rumah sakit karena Covid-19.

Sekira pertengahan Maret lalu, Wayan Sutena hendak rapat bersama Gubernur Wayan Koster di rumah jabatannya.

Sebelum bertemu Gubernur, Wayan Sutena langsung rapid test antigen dan hasilnya reaktif.

"Saat itu bapak memang sudah demam. Bapak lalu sempat diminta untuk isolasi mandiri," jelasnya.

Hanya saja demam dari Wayan Sutena tidak kunjung turun, sehingga pihak keluarga memutuskan membawanya ke Labkes Provinsi Bali.

"Saat itu bapak langsung di-swab dan hasilnya positif Covid-19," jelas Pande.

Dengan hasil itu, Wayan Sutena langsung diisolasi dan dirawat di RS Bali Mandara dengan gejala batuk dan sesak.

"Sebelumnya bapak memang ada riwayat jantung dan hipertensi. Bapak juga sudah menjalani vaksinasi sekali. Harus dirawat karena sudah ada peradangan pada paru-parunya," jelasnya.

Lalu empat hari lalu, Sutena pun harus dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kondisi Sutena terus menurun, dan mengembuskan napas terakhirnya, Jumat malam.

Jenazah Wayan Sutena rencananya akan dikremasi di Krematorium Punduk Dawa, Senin 5 April 2021.

Acara kremasi nanti juga dihadiri pihak keluarga, dengan mengenakan APD lengkap.

"Kami sudah setor 15 nama dari pihak keluarga untuk ikut prosesi kremasi. Nanti rencananya kami juga mengenakan APD lengkap," ungkapnya.

(gil/mit/sar)

Kumpulan Artikel Bali

Penulis: Ragil Armando
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved