Breaking News:

Kenali Ciri Gangguan Tiroid Diantaranya Kegemukan dan Gangguan Pada Siklus Menstruasi

Penyakit kelenjar Tiroid bukan saja menyerang masyarakat yang tinggal di kawasan pegunungan.

Pexels
Ilustrasi sakit - Kenali Ciri Gangguan Tiroid Diantaranya Kegemukan dan Gangguan Pada Siklus Menstruasi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penyakit kelenjar Tiroid bukan saja menyerang masyarakat yang tinggal di kawasan pegunungan.

Namun juga dapat dialami oleh orang yang tinggal di dataran rendah dan kawasan perkotaan yang padat.

Ketika dikonfirmasi, Dr. dr I Made Pande Dwipayana, SpPD,K-EMD, FINASIM selaku Konsultan Endrokrin yang bertugas di Rumah Sakit Balimed Denpasar, Bali, menjelaskan terkait gangguan Tiroid.

"Untuk saat ini gangguan kelenjar tiroid di Indonesia menjadi penyakit terbanyak nomor dua setelah diabetes. Penderitanya bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak, wanita hamil hingga orang dewasa, baik di kawasan dataran tinggi atau dataran rendah bahkan di kawasan perkotaan atau penyakit gangguan tiroid ini bisa menyerang siapa saja dan dimana saja," jelasnya pada Minggu 4 April 2021.

Baca juga: Terserang Penyakit, Rumput Laut di Banjar Nyuh Kukuh Nusa Penida Harus Dipanen Dini

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Shin Tae-yong Bicara Soal Penyakit Kronis Hingga Sewa Pesawat Rp 1,6 Miliar

Baca juga: 10 Cara Mengobati Penyakit Jantung, Mulai Ablasi hingga Operasi Bypass Koroner

Sementara, untuk penyebab dari gangguan hormon tiroid tidak saja pada asupan yodium, namun gangguan kelenjar tiroid juga bisa disebabkan oleh penyakit autoimun.

Dan penyebab inilah yang cenderung sering terjadi di masyarakat.

Sehingga untuk diagnosanya, diperlukan pemeriksaan atau skrining pada sistem kekebalan tubuh pasien.

"Gangguan hormon tiroid ada dua yakni, hipotiroid (kekurangan hormon tiroid) dan hypertiroid (kelebihan hormon tiroid). Penyakit autoimun dikatakan dr.Pande menjadi penyebab utama dari penyakit gangguan tiroid ini, selain disebabkan oleh faktor lingkungan dan asupan nutrisi yang dilakukan oleh pasien," tambahnya.

Sedangkan untuk mengetahui lebih jelas jenis penyakitnya, maka pasien diharuskan untuk melakukan skrining atau pemeriksaan lebih lanjut.

Halaman
1234
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved