Breaking News:

Berita Gianyar

Marak Pencurian di Tempat Suci, Polsek Ubud Gianyar Intensifkan Patroli Malam

Maraknya pencurian pratima di wilayah hukum Polres Gianyar, yang hingga kini pelakunya belum ada yang tertangkap, menyebabkan masyarakat dibuat resah.

Istimewa
Aparat kepolisian Polsek Ubud melakukan patroli pada Sabtu 3 April 2021 malam 

TRIBUN-BALI.COM , GIANYAR - Maraknya pencurian pratima di wilayah hukum Polres Gianyar, yang hingga kini pelakunya belum ada yang tertangkap, menyebabkan masyarakat dibuat resah.

Terlebih saat ini, ketika malam hari, lampu penerang jalan di Kabupaten Gianyar tengah dimatikan oleh Dinas Perhubungan Gianyar, dalam rangka penggantian sistem pembayaran listrik dari lamsam ke meteran.

Situasi yang gelap, karena hanya mengandalkan penerangan dari rumah warga ini, ditakutkan akan menyebabkan kawasan Kabupaten Gianyar semakin rawan dari tindak kriminalitas.

Dalam mengatasi hal tersebut, serta memberikan ketenangan pada masyarakat, Polsek Ubud kini mengintensifkan patroli malam.

Baca juga: Diduga Barang Sakral dari Kuta, Hasil Penyelidikan Temuan Pratima di Desa Negari Klungkung Bali

Baca juga: UPDATE: Penemuan Pratima Tertimbun di Klungkung Diduga Barang Sakral Berasal Dari Wilayah Kuta

Pantauan Tribun Bali, pihak kepolisian Polsek Ubud pada patroli Sabtu 3 April 2021, pengawasan wilayah dari tindak kriminalitas dilakukan oleh Pawas bersama Piket Fungsi dari Sabhara dan Provos.

Bukan hanya mendatangi kawasan yang tergolong rawan, tetapi para aparat juga melakukan patroli dialogis, memberikan imbauan pada masyarakat untuk sama-sama menjaga wilayahnya. 

Kapolsek Ubud AKP I Gede Sudyatmaja SH MH mengatakan, seiring maraknya tingkat kejahatan saat ini, Personil Polsek Ubud rutin melaksanakan patroli penyisiran di daerah-daerah yang rawan terjadi tindakan kriminalitas.

Selain patroli, pihaknya juga selalu memberikan imbauan terhadap masyarakat untuk bersama-sama menjaga Situasi Kamtibmas tetap kondusif.

Baca juga: Arimbawa Kaget, Temukan Pratima Terkubur di Bawah Pohon Pisang

"Dalam menciptakan situasi yang kondusif, semua komponen harus bersatu. Jika ditemukan hal-hal yang mencurigakan, segera informasikan pada kami," ujarnya.

Terkait pencurian pratima di Desa Adat Tegalantang, Ubud, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved