Breaking News:

Soopnsored Content

Pemkab Jembrana Ngaturang Penganyar di Pura Ulun Danu Batur Bangli

Pemkab Jembrana yang dipimpin Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi Ny. Candra Tamba bersama Wabup Patriana Krisna ngaturang pengayar

Istimewa
Pemkab Jembrana yang dipimpin Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi Ny. Candra Tamba bersama Wabup Patriana Krisna ngaturang pengayar di di Pura Ulun Danu Batur, Desa Pakraman Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli rahina Saniscara Wage Julungwangi Sabtu 3 April 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Setelah puncak karya pujawali Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur yang jatuh pada rahina Redita Pon Julungwangi/Purnamaning Sasih Kadasa 28 Maret 2021 lalu, Pemkab Jembrana yang dipimpin Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi Ny. Candra Tamba bersama Wabup Patriana Krisna ngaturang pengayar (prosesi setelah odalan) di Pura Ulun Danu Batur, Desa Pakraman Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli rahina Saniscara Wage Julungwangi, Sabtu 3 April 2021.

Seusai menghaturkan sembah pangubaktian yang dituntun Ida Pedanda dari Griya Tegalalang, Kabupaten Bangli, 
Bupati I Nengah Tamba menyerahkan punia senilai Rp35 juta kepada panitia karya.

 
Bupati Tamba yang didampingi Wabup Patriana mengaku bersyukur bisa hadir saat Pemkab Jembrana menghaturkan bhakti pengayar.

Baca juga: Produktivitas Padi Turun Karena Hujan di Jembrana Bali, Sutama: Kami Selalu Edukasi ke Petani

Baca juga: Pasca Bom Bunuh Diri di Makassar, Operasi Gabungan Digelar di Gilimanuk Jembrana

Baca juga: Bawaslu Jembrana Kembalikan Rp 769 Juta Dana Sisa Pilkada 2020 ke Pemerintah

Selain bhakti pengayar di Pura Ulun Danu Batur, pihaknya juga mengaku penganyar akan dilaksanakan di Pura Besakih besok pada 4 April 2021.

"Kami bersama pak Wakil beserta jajaran Pemkab Jembrana sangat bersyukur bisa hadir untuk menghaturkan bhakti penganyar yang dilaksanakan di 2 Pura Khayangan Jagat tersebut," Ujarnya

Lebih lanjut Bupati Tamba pada kesempatan itu menyampaikan, pelaksanaan nganyarin dari Pemkab Jembrana ini, merupakan wujud srada bakti  sebagai umat dan penghormatan ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura Ulun danu Batur dan Pura Agung Besakih.

Baca juga: Enam Pasien Sembuh Covid-19 di Jembrana Dipulangkan Hari Ini

Baca juga: Merespons Aksi Bom Diri di Makassar, Aparat Gabungan Gelar Sidak Duktang di Jembrana

Di samping itu pula, pelaksanaan bhakti penganyar juga dimaksudkan untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan serta keseimbangan alam semesta beserta isinya.

"Melalui bhakti pengayar ini, kita berharap memperoleh tuntunan Ida Bhatara dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan juga umat dan keluarga diberikan kesehatan dan keselamatan," pungkasnya. (*)
 

Berita lainnya di Berita Jembrana

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved