Breaking News:

PPDB 2021

PPDB Jalur Zonasi SMP Ditambah 15 Persen, Surat Domisili Bila Siswa Terdampak Bencana Alam & Sosial

Kemendikbud telah menerbitkan Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Taman Kanak-Kanak, SD, dan SMP

Ilustrasi: Tribun Bali/Dwi Suputra
Ilustrasi PPDB 2021. PPDB Jalur Zonasi SMP Ditambah 15 Persen, Surat Domisili Bila Siswa Terdampak Bencana Alam dan Sosial 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Kemendikbud telah menerbitkan Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Taman Kanak-Kanak, SD, dan SMP.

Dalam aturan terbaru tersebut mengatur sejumlah hal baru untuk pelaksanaan PPDB tahun ajaran 2021/2022 mendatang.

Salah satunya adalah mengenai prosentase jalur zonasi yang ditambah.

Selain itu adalah mengenai surat domisili yang ditegaskan hanya bisa digunakan untuk masyarakat yang mengalami bencana sosial dan bencana alam.

Baca juga: Info PPDB SMP di Denpasar Tahun 2021, Ada Kuota Jalur Dampak Covid-19 Sejumlah 10 Persen

Berubahnya aturan mengenai surat domisili ini untuk mengantisipasi adanya polemik saat PPDB berlangsung, sebab selama ini atau pada tahun lalu orang tua siswa (terutama di wilayah kota) justru berlomba-lomba mencari surat domisili dadakan agar anak didiknya bisa masuk di sekolah favorit yang diinginkan.

Sesuai dengan Permendikbud terbaru, Dinas Pendidikan Tabanan juga sudah menyiapkan presentase terbaru.

PPDB tingkat SMP, untuk jalur zonasi diatur sebanyak 65 persen sebelumnya 50 persen, afirmasi masih tetap 15 persen, perpindahan orang tua masih tetap 5 persen dan jalur prestasi berubah menjadi 15 persen dari sebelumnya 30 persen.

Jalur prestasi dibagi menjadi 4 kategori dengan rincian nilai raport 5 persen, akademik 4 persen, non akademik 3 persen dan seni budaya 3 persen.

Sedangkan, untuk PPDB ditingkat SD hanya terdiri dari 2 jalur, jalur zonasi sebanyak 95 persen dan perpindahan orang tua sebanyak 5 persen.

"Sesuai dengan peraturan terbaru, jalur zonasi SD paling sedikit 70 persen dari daya tampung sekolah, dan SMP paling sedikit 50 persen dari daya tampung sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Nyoman Putra.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved