Breaking News:

Berita Klungkung

Terserang Penyakit, Rumput Laut di Banjar Nyuh Kukuh Nusa Penida Harus Dipanen Dini

Para petani di Desa Ped, Nusa Penida mengeluh karena pertumbuhaan rumput laut mereka kurang baik.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Petani rumput laut di Banjar Nyuh Kukuh, di Desa Ped, Nusa Penida, Klungkung mengeluh karena hasil panen kurang baik. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Para petani di Desa Ped, Nusa Penida mengeluh karena pertumbuhaan rumput laut mereka kurang baik.

Akibat terserang penyakit, para petani harus memanen rumput laut mereka sebelum waktunya.

Seperti yang diungkapkan seorang petani rumput laut asal Banjar Nyuh Kukuh, Desa Ped, Nusa Penida, Luh Armini.

Menurutnya pada musim ini, sebenarnya cuaca mendukung.

Namun pertumbuhan rumput laut petani kurang bagus, karena diserang penyakit.

Baca juga: Diduga Barang Sakral dari Kuta, Hasil Penyelidikan Temuan Pratima di Desa Negari Klungkung Bali

Baca juga: Ditangkap di Klungkung Setelah Terima Paket Narkotik, Kepek dan Aci Terancam 20 Tahun Penjara

Akibatnya, Luh Armini dan petani rumput laut lainnya di Banjar Nyuh Kukuh harus panen lebih dini.

Padahal normalnya rumput laut dipanen 30 hari masa tanam.

Namun karena perkembangan rumput laut yang buruk, rumput laut harus segera dipanen.

" Rumput laut hasil tanam kami ada bercak putih-putih seperti ini. Sepertinya terkena penyakit," keluh Armini, belum lama ini.

Ia menjelaskan, rata-rata petani rumput laut di Banjar Nyuh Kukuh membudidayakan jenis spinosum.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved