Breaking News:

Berita Bali

Kadiskes Bali Sebut Tak Semua Orang yang Meninggal Dunia Dites Swab: Tergantung Indikasi

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan tidak semua orang yang meninggal di swab.

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya ketika ditemui di Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Senin 5 April 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebelumnya telah diberitakan bahwa terdapat salah satu siswa di SMPN 1 Ubud, Gianyar yang meninggal mendadak ketika akan melakukan pembelajaran tatap muka.

Adalah Dewa Gede Juli Artawan (16) yang saat itu mengalami sakit kepala berat saat menunggu jam pembelajaran tatap muka, pada Kamis 1 April 2021 pagi lalu.

Dan ia meninggal ketika dalam perjalanan menuju Puskesmas.

Sebelumnya pada jenazah Dewa tidak dilakukan swab.

Baca juga: 400 Ribu Warga Provinsi Bali Sudah Disuntikkan Vaksin Covid-19

Dan ketika diwawancarai, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan tidak semua orang yang meninggal dites swab.

"Tidak semua orang meninggal akan di-swab.

Kan tergantung indikasi, dan indikasinya jika seseorang mengalami gejala-gejala infeksi saluran pernapasan atau influenza.

Jika yang meninggal ditemukan gejala-gejala seperti infeksi itu baru akan diswab," ungkapnya pada, Senin 5 April 2021.

Ia menambahkan, hal tersebut merupakan pedoman.

Halaman
123
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved