Breaking News:

Terusan Suez

Mengenal Sosok Marwa Elselehdar, Kapten Kapal yang Disalahkan dalam Krisis Terusan Suez

Krisis Terusan Suez selama sepekan 23 hingga 29 Maret 2021 masih menyisakan cerita menarik menimpa perempuan pertama Mesir yang jadi kapten kapal.

Editor: DionDBPutra
BBC INDONESIA via KOMPAS.COM
Marwa Elselehdar, perempuan pertama di Mesir yang menjadi kapten kapal. 

TRIBUN-BALI.COM, KAIRO - Krisis Terusan Suez selama sepekan dari tanggal 23 hingga 29 Maret 2021 masih menyisakan cerita menarik.

Hal itu menimpa Marwa Elselehdar (29), perempuan pertama di Mesir yang menjadi kapten kapal.

Saat insiden yang menarik perhatian dunia itu terjadi, Marwa melihat ada keanehan.

Muncul berita bahwa kapal kontainer raksasa berbendera Panama Ever Given kandas di Terusan Suez, menyebabkan rute pelayaran tersibuk di dunia itu macet.

Baca juga: Inilah Beda Terusan Suez dan Terusan Panama

Baca juga: Update Terusan Suez: Butuh Waktu Tiga Hari untuk Mengurai Antrean 425 Kapal

Namun, ketika Marwa Elselehdar memeriksa teleponnya, beredar rumor di media daring mengatakan dia yang harus disalahkan.

"Saya terkejut," kata Marwa. Ketika Terusan Suez terblokade, Elselehdar sedang bekerja sebagai orang kedua yang paling bertanggung jawab dalam komando kapal Aida IV, ratusan mil jauhnya di Alexandria.

Kapal milik otoritas keamanan kelautan Mesir itu, sedang menjalankan misi memberikan pasokan ke sebuah mercusuar di Laut Merah.

Kapal itu juga digunakan untuk melatih para taruna dari Akademi Sains, Teknologi, dan Transportasi Maritim (AASTMT) Arab, universitas regional yang dikelola Liga Arab.

Berita palsu

Desas-desus tentang peran Marwa Elselehdar di Ever Given sebagian besar didorong oleh tangkapan layar dari berita palsu yang seolah-olah diterbitkan oleh Arab News, yang mengatakan Marwa terlibat dalam krisis\ Suez.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved