Breaking News:

Berita Bangli

3095 Warga Bangli Bali Tak Lagi Dapat Bantuan Kemensos

Jumlah masyarakat penerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) mengalami penurunan yang cukup signifikan.

ist
Pencairan BST di Kantor Pos Bangli beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Jumlah masyarakat penerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Usut punya usut, turunnya jumlah penerima bantuan dikarenakan masalah validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Berdasarkan data, total terdapat 3095 KK penduduk Bangli yang namanya dikeluarkan dari data penerima bantuan Kemensos.

2332 KK diantaranya merupakan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST), dan 763 KK merupakan penerima Bantuan Sembako.

Kasi Pendataan, Kelembagaan, dan Kemitraan Dinsos Bangli Neneng Setiawati saat dikonfirmasi Rabu 7 April 2021 membenarkan ihwal penurunan jumlah penerima bantuan tersebut.

4 Bantuan yang Masih Cair di April 2021, Subsidi Listrik, BLT UMKM, Kartu Prakerja, & BST Rp 300.000

Bagaimana Cara Cek Data Penerima Bansos Tunai Rp 300 Ribu? Begini Cara Mencairkan BST

Jenis bantuan yang mengalami penurunan jumlah penerima, salah satunya Bantuan Sosial Tunai (BST).

Diketahui, BST merupakan bantuan dari Kemensos kepada masyarakat miskin yang berlaku sejak masa pandemi Covid-19. Besaran BST yakni Rp 300 ribu yang diberikan dalam tiga bulan.

Neneng mengatakan, bantuan tersebut sudah sempat dicairkan pada bulan Januari dan Februari, dengan jumlah penerima sebanyak 8813 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Namun karena ada perbaikan data dari pemerintah pusat, pencairan bulan ketiga terhambat dan baru dilakukan pada bulan April.

“Berdasarkan data yang kami terima dari kementerian, jumlah penerima BST bulan ketiga hanya 6481 KPM, atau berkurang sebanyak 2332 KPM,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved