Breaking News:

Berita Denpasar

344 Mahasiswa STIKI Indonesia Ikuti Wisuda Periode XVII Secara Hybrid

STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) menggelar wisuda periode XVII yang dilaksanakan secara hybrid atau online

Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
STMIK STIKOM Indonesia
Pelaksanaan wisuda STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) Periode XVII - 344 Mahasiswa STIKI Indonesia Ikuti Wisuda Periode XVII Secara Hybrid 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- STMIK STIKOM Indonesia (STIKI) menggelar wisuda periode XVII yang dilaksanakan secara hybrid atau online dan dihadiri oleh perwakilan wisudawan terbaik dan wisudawan dengan karya terbaik.

Wisuda digelar di aula STIKI Indonesia dengan menerapkan protokol kesehatan dan dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si.

Untuk wisuda periode XVII ini diikuti oleh 344 wisudawan.

Rinciannya 326 wisudawan dari prodi Teknik Informatika dan 16 wisudawan dari prodi Sistem Komputer.

Baca juga: Untuk Kampus TI, Hanya Mahasiswa ITB STIKOM Bali Lulus Program Kampus Mengajar

Baca juga: Sambut Hari Raya Nyepi, ITB STIKOM Bali Gelar Pameran & Lomba Ogoh-ogoh Mini, Dibuka Wawali Denpasar

Baca juga: Dikendalikan Lewat Bluetooth, Ogoh-Ogoh Ini Jadi Juara Lomba yang Digelar STIKOM Bali

Dalam sambutannya, Ketua STIKI Indonesia, I Dewa Made Krishna Muku, berharap agar wisudawan tetap semangat meski menyandang gelar sarjana di saat pandemi Covid-19.

Meski banyak kesulitan yang terjadi di saat pandemi Covid-19, namun wisudawan diharapkan dapat melihat bahwa masa sekarang justru banyak keuntungannya.

Salah satu keuntungan yang harus disadari saat pandemi Covid-19 adalah karena terbatasnya manusia untuk bepergian membuat kita semua lebih akrab dengan teknologi khususnya internet.

Banyak dari masyarakat saat di rumah justru banyak menemukan hobi baru yang positif dan paling utama menjadi lebih rajin dalam mencari ilmu pengetahuan.

“Saya sampaikan bahwa justru pandemi banyak keuntungan yang kalian dapat dari segi keuntungan kalau dilihat dari sisi kebaikan. Banyak kebaikan yang muncul, memang pandemi membuat sulit bepergian, sulit kuliah offline tapi jangan lupa pandemi membuat lebih mudah menjangkau dunia lebih mudah mencari ilmu pengetahuan,” katanya dalam sambutannya sesuai press rilis yang diterima Tribun Bali pada Selasa 6 April 2021.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved