Breaking News:

Berita Bali

Analisis Kriminolog Prof. Rai Setiabudhi Sebut Setahun Pandemi Kejahatan Meningkat di Bali

Kasus kriminalitas di Bali khususnya tindak kejahatan pencurian semakin marak seiring dengan masih tiarapnya perekonomian warga setelah setahun lebih

ist
Guru Besar Hukum Pidana dan Kriminologi Fakultas Hukum Universitas Udayana Bali, Prof. Rai Setiabudhi. 

Sebagai perbandingan di beberapa negara di Eropa, ada hubungan antara kenaikan harga gandum dengan terjadinya kriminalitas.

Semakin tinggi harga gandum sebagai makanan pokok dalam beberapa waktu dibarengi dengan kenaikan angka kejahatan.

"Demikian pula semakin banyak PHK yg menimbulkan semakin banyak pengangguran, juga diikuti dengan semakin meningkatnya kejahatan," sebutnya.

Lebih lanjut, bila dikaitkan kondisi pandemi saat ini, di mana banyak terjadi PHK yg menimbulkan pengangguran, diimbangi dengan meningkatnya kriminalitas.

"Hal ini berarti terjadinya peningkatan kriminalitas disebabkan karena faktor ekonomi," tegasnya.

Di lain sisi, Prof Rai menyebut meningkatnya kejahatan bisa jadi juga didorong karena pengaruh kebijakan pemerintah terkait yang mempercepat untuk memberikan kebebasan bersyarat kepada banyak narapidana sejak masa pandemi Covid-19

Di samping itu, bila terjadi kondisi yang sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup seringkali berpengaruh terhadap lebih cepat emosi.

Hal ini juga bisa berpengaruh terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga maupun kasus  kejahatan kekerasan lainnya.

"Karena itu kepada aparat penegak hukum agar lebih ditingkatkan upaya pencegahan baik secara preemtif maupun preventif dengan lebih banyak melakukan patroli di tempat- tempat yg rawan kejahatan," pungkasnya.

Kepolisian Daerah Bali terus berupaya menekan angka kejahatan jalanan atau street crime di Pulau Dewata.

Halaman
1234
Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved