Breaking News:

Berita Denpasar

Karyawan TIKI Denpasar Pertanyakan Gaji, Status & Serikat Pekerja, Begini Tanggapan Pihak Perusahaan

Koordinator Aksi, Januar mengatakan hingga saat ini di perusahaan tidak ada surat pengangkatan, padahal sebelumnya menurutnya ada perjanjian

Tribun Bali/Putu Supartika
Aksi damai yang digelar oleh karyawan TIKI di Kantor TIKI, Jalan Letda Regug Nomor 1 Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Rabu, 7 April 2021 siang, sejumlah karyawan TIKI Denpasar yang tergabung dalam Serikat Pekerja Basis PT. Amanah Abadi Bali menggelar aksi damai di depan Kantor TIKI, Jalan Letda Regug Nomor 1 Denpasar.

Mereka menuntut kejelasan status, upah murah serta pertanyakan pemberangusan serikat pekerja.

Koordinator Aksi, Januar mengatakan hingga saat ini di perusahaan tidak ada surat pengangkatan, padahal sebelumnya menurutnya ada perjanjian secara lisan tentang hal itu.

“Bahkan karyawan yang sudah bekerja belasan tahun puluhan tahun, ada yang 33 tahun tidak pernah menerima surat pengangkatan,” katanya.

Baca juga: Candra Dewi Meninggal Usai Kecelakaan di Bypass Ngurah Rai Denpasar, Suporter Basudewa Bali Berduka

Sehingga pihaknya pun menuntut kejelasan terkait pengangkatan karyawan tersebut kepada pihak manajemen.

Pihaknya juga menuntut agar tak ada diskriminasi dalam perusahaan dengan menganggap ada ‘anak emas’ atau ‘anak perak’.

Selanjutnya pihaknya juga menuntut terkait dengan adanya pemotongan gaji atau upah dibawah UMK.

“Terakhir gaji kami Rp 2 juta, dan saya pribadi Rp 1.8 juta. Kami mengecam hal itu karena terjadi pemotongan upah di bawah UMK, padahal pengantaran jasa pengiriman tidak berkurang dalam masa pendemi ini,” katanya.

Bahkan menurutnya, karyawan yang sudah bekerja selama 6 tahun belum mendapat jaminan keselamatan kerja.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved