Breaking News:

Pilu Wisatawan Asing di Bali: Mengais Sisa Makanan dari Tong Sampah hingga Mengemis di Pasar

Pilu Wisatawan Asing di Bali: Mengais Sisa Makanan dari Tong Sampah hingga Mengemis di Pasar

Instagram/@jurnalisrakyat
Video pria warga negara asing (WNA) mengais-ngais makanan dari banten atau sesajen sarana upacara umat Hindu di Bali, viral di media sosial, Rabu (7/4/2021).  

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kondisi pariwisata Bali sangat terdampak setelah adanya pandemi covid-19.

Imbasnya, kondisi ekonomi juga kian parah. 

Sebuah video yang memperlihatkan warga negara asing (WNA) mengais banten atau sesajen sarana upacara umat Hindu di Bali, viral di media sosial, Rabu (7/4/2021).

Video itu diunggah akun Instagram @jurnalisrakyat.

Dalam video itu terlihat seorang WNA membawa kantong plastik dan mengambil sejumlah makanan.

Ia terlihat mengambil buah dan makanan dari banten. Makanan itu dimasukkan ke kantong plastik yang dibawanya.

"Seorang WNA mengais-ngais makanan dari sisa sajen," tulis akun Instagram tersebut.

Video itu diduga diambil di Kawasan Pantai Kuta, Badung, Bali.

Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, telah menerjunkan petugas untuk menelusuri WNA dalam video tersebut.

"Masih ditelusuri, saya enggak tau lokasi WNA tersebut," kata Suryanegara melalui pesan WhatsApp, Rabu (7/4/2021) seperti dikutip dari Kompas.com.

Ia menduga, pelaku dalam video itu sama dengan WNA yang sempat mengemis di kawasan Pecatu, Kabupaten Badung, Bali.

"Sepertinya orang yang sama dengan yang dulu minta-minta di Pecatu," kata dia.

Terjadi bulan lalu

Kejadian serupa terjadi bulan lalu.

Saat seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia diamankan perangkat desa dan polisi karena mengemis di kawasan Pecatu, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (30/3/2021) pukul 12.00 Wita.

Turis asing itu telah dilepaskan setelah diberi edukasi agar tak mengulangi perbuatannya.

Turis asing itu diduga mengemis karena kehabisan bekal saat di Bali.

Saat itu, Satpol PP Badung tak sempat bertemu dengan WNA tersebut. Sebab, petugas desa dan polisi telah melepaskannya sebelum Satpol PP datang.

"Telanjur dilepas tanpa koordinasi dengan Satpol PP, padahal orang tersebut bisa kita deportasi. Kan ada datanya juga pada imigrasi, saat mau perpanjangan visa bisa dipanggil atau proses orang tersebut," kata Suryanegara saat dihubungi, Selasa (30/3/2021).

Dari tong sampah

Pada 2018 lalu kejadian serupa terjadi.

Seorang turis asing di Bali terekam kamera tengah mengais sisa makanan dari tong sampah.

Dalam 3 video yang masing-masing berdurasi 19, 17 dan 16 detik tersebut, tampak setelah mengais tong sampah, wisman tersebut mengambil sisa makanan yang sudah dibuang untuk dimakan.

Video aksi pertama wisman tersebut berdurasi 19 detik.

Dia terlihat mengais-ngais tong sampah berwarna biru. Dia tampak menemukan buah-bahan dari tong sampah lalu dimakan.

Selang beberapa saat, dia meninggalkan tong sampah tersebut. Lalu turis asing tersebut bergeser ke tong sampah lainnya, tak jauh dari tempat sampah pertama.

Di tong sampah kedua, wisman yang mengenakan celana pendek tersebut kembali mengambil sisa makanan.

Seorang turis asing di Bali tampak tengah mengais makanan sisa dari tong sampah ( Facebook | Dwikayanthi Pudja)
Tanpa mempedulikan orang-orang di sekitar, dia mengonsumsi makanan yang diambil dari tempat sampah.

Apakah Destinasi Favorit Turis Indonesia?

Aksi wisman tersebut direkam dan diunggah oleh Dwikayanthi Pudjha di akun Facebook miliknya pada Sabtu (20/10/2018).

Peristiwa ini terjadi di depan Pollok Artshop-Museum Leemayour, Pantai Sanur, Bali.

Dwikayanthi mengatakan, sesungguhnya wisman tersebut sudah terlihat mondar-mandir sehari sebelumnya.

Tapi dia tidak menyangka bahwa turis asing itu nekat mengais makanan di tong sampah.

"Seperti yang di video, dia jelas sekali makan di tong sampah," kata Dwikayanthi saat dikonfirmasi, Senin (22/10/2018) sore.

Menurut Dwikayanthi memang sempat beredar informasi ada wistawan asal Latvia yang hilang. Namun setelah video tersebut ditunjukkan ke pihak keluarga, ternyata bukan dia.

Dwikayanti sendiri mengaku tidak sempat mengajak ngobrol wisman tersebut. Ia menyayangkan ada wisman yang luntang-lantung di Bali sampai mengais makanan dari tong sampah.

"Saya pernah keluar negeri, harus ada saldo minimal di rekening. Tapi ini kok ada wisatawan yang ngegembel, miris juga lihatnya," ujar Dwikayanti. (*)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved