Breaking News:

Sponsored Content

Sari: Pelayanan JKN-KIS Semakin Praktis

Lembaga pelayanan publik berlomba-lomba untuk melakukan inovasi agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara digital

Istimewa
Sari: Pelayanan JKN-KIS Semakin Praktis 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ini, lembaga pelayanan publik berlomba-lomba untuk melakukan inovasi agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara digital, tidak terkecuali BPJS Kesehatan.

Sebagai Badan Hukum Publik, BPJS Kesehatan selalu berinovasi untuk memberikan pelayanan kepada Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Saat ini, selain Aplikasi Mobile JKN dan BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, pelayanan non tatap muka kepada peserta JKN-KIS dapat dilakukan melalui Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA), di sini peserta dapat mengakses melalui aplikasi WhatsApp yang dimiliki, peserta tidak perlu datang ke Kantor BPJS Kesehatan.

Salah satu petugas keamanan yang bertugas di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, Kadek Sariningsih, menyebutkan bahwa kunjungan peserta di masa pandemi ini tidak sebanyak seperti sebelum pandemi, hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat.

Baca juga: Patuhkan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Cabang Singaraja Gandeng Pengawas Tenaga Kerja

Baca juga: BPJS Kesehatan Singaraja Serahkan Kartu JKN-KIS ke Tenaga Kontrak RSUD Buleleng

Baca juga: Cara Mencairkan Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Datang ke Kantor

Sari, begitu sapaannya, merupakan petugas keamanan sekaligus salah satu peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), ia juga menjelaskan, sangat terbantu dengan adanya beberapa fitur pelayanan non tatap muka dari BPJS Kesehatan ini.

“Saya dan keluarga juga memanfaatkan pelayanan non tatap muka untuk mengakses pelayanan, jadi sekarang sudah sangat praktis, melalui telepon genggam saja kita sudah bisa mendapatkan informasi-informasi terkini tentang JKN-KIS,” ungkapnya.

Sari pun mengatakan, bahwa sejak dirinya menjadi peserta JKN-KIS, ia merasa tenang dan aman karena tidak perlu lagi takut datang ke fasilitas kesehatan jika suatu saat nanti sakit dan ia tidak khawatir dengan biaya yang akan dikeluarkan nanti, karena dirinya tahu jika semua biaya pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan dijamin penuh program JKN-KIS asalkan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dulu saya khawatir datang ke fasilitas kesehatan untuk berobat, tapi sekarang tidak lagi karena telah ada JKN-KIS,” imbuhnya.

Sari juga berharap agar pandemi segera berlalu, sehingga aktivitas masyarakat bisa berjalan seperti sedia kala.

Ia juga berharap pelayanan yang diberikan BPJS Kesehatan semakin baik dan berkualitas, sehingga masyarakat dapat terbantu dan merasakan pelayanan yang semakin mudah serta praktis.(*).

Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved