Breaking News:

Berita Buleleng

Tebang Satu Pohon Sonokeling di Hutan Negara, Kadek S Ditangkap Polisi dan Terancam 5 Tahun Penjara

kasus penebangan pohon ini diketahui saat petugas pengelolaan hutan Tejakula melakukan pengecekan di kawasan hutan, pada Rabu 7 April 2021 siang

Istimewa
Polisi menemukan sisa kayu sonokeling yang ditebang oleh pelaku Kadek S di kawasan hutan negara Tejakula 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Kadek S terancam dipenjara selama lima tahun lamanya, serta denda paling banyak Rp 2,5 Miliar, gara-gara menebang satu pohon sonokeling, di hutan negara Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali.

Dimana, hasil tebangannya itu ia gunakan untuk membuat bale sakepat.

Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya dikonfirmasi Kamis 8 April 2021 mengatakan, kasus penebangan pohon ini diketahui saat petugas pengelolaan hutan Tejakula melakukan pengecekan di kawasan hutan, pada Rabu 7 April 2021 siang kemarin.

Hingga akhirnya petugas menemukan adanya sisa pohon jenis sonokeling yang telah terpotong.

Baca juga: Tak Punya Uang, Mantan Bartender di Jimbaran Putu Tolor dan Grandong Curi Motor di Buleleng

Bahkan, di sekitar TKP petugas juga menemukan adanya enam batang kayu gelondongan, yang belum sempat dibawa oleh pelaku.

Atas temuan tersebut, petugas pengelolaan hutan Tejakula pun melapor ke Mapolsek Tejakula untuk ditindaklanjuti.

Tak butuh waktu lama, berangkat dari laporan tersebut polisi langsung melakukan penyelidikan

Hingga akhirnya berhasil menemukan pelaku, yang merupakan warga asal Banjar dinas Kelodan, Desa Madenan, Kecamatan Tejakula.

Kadek S diamankan di rumahnya, pada Rabu (7/4/2021) sekira pukul 14. 30 Wita.

Kepada polisi, Kadek S mengakui perbuatannya, telah menebang satu pohon sonokeling yang ada di kawasan hutan negara Kecamatan Tejakula.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved