Polisi Angkat Bicara Soal Kasus Dugaan Penyekapan ART oleh Desiree Tarigan dan Bams Samsons

Polisi Angkat Bicara Soal Kasus Dugaan Penyekapan ART oleh Desiree Tarigan dan Bams Samsons

KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (30/1/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengonfirmasi soal adanya pelaporan dari seorang Asisten Rumah Tangga (ART) Desiree Tarigan  berinisial I.

I diketahui melaporkan majikannya yakni Bams eks Samson dan ibunda Bams, Desiree Tarigan, dan dua orang lainnya.

"Dia (I) adalah pembantu rumah tangga. Yang dilaporkan adalah tempat dia bekerja sendiri saudari DT ada 4 orang yang dilaporkan V, PR, dan PR," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunu di Mapolda Metro Jaya, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Hotman Paris Duga ada Master Mind Dibalik Laporan Aniaya ART, Desiree Tarigan: Itu Fitnah

Yusri mengatakan I merasa dirugikan sebab pernah dituduh melaporkan pembicaraan di Whatsapp Group.

Baca juga: Desiree Tarigan dan Bams Samsons Dipolisikan ART, Mengaku Pernah Disekap dan Diancam

"Kemudian dari hasil itu, sekitar tanggal 24 Februari lalu, pelapor sempat dikunci dalam satu kamar selama 1 hari. Itu pengakuan daripada si pelapor, tapi tanggal 25 dilepas," kata Yusri.

Namun, usai dilepas, I dipecat dari pekerjaannya sehingga I merasa tidak menerima, lalu melaporkan hal tersebut ke Polda Metro Jaya.

"Ini masih kita dalami laporan tersebut akan kita teliti dulu," sambung Yusri.

I melaporkan Bams dan ibunya dengan sangkaan merampas kemerdekaan orang lain dengan akses data elektronik, yakni Pasal 333 KUHP juncto Pasal 30 UU ITE. Perkara ini tengah ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews dengan judul Polda Metro Jaya Dalami Laporan ART Desiree Tarigan yang Mengaku Disekap dan Diancam Bams

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved