Berita Bali

Rebranding 3 Hotel BUMN, Menparekraf Harap Rapat Kementerian BUMN Diarahkan ke Bali

"Saya mohon sekali sama Pak Tiko (panggilan akrab Kartika Wirjoatmodjo) kalau bisa meyakinkan Bro Menteri Erick agar lebih banyak rakor, raker,

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Wakil Menteri II BUMN, Menparekraf dan Direktur Utama HIG melaunching transformasi tiga hotel BUMN, salah satunya Inaya Putri Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memohon kepada Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo untuk meyakinkan Menteri BUMN Erick Thohir untuk menyelenggarakan rapat koordinasi atau rapat lainnya di Bali.

"Saya mohon sekali sama Pak Tiko (panggilan akrab Kartika Wirjoatmodjo) kalau bisa meyakinkan Bro Menteri Erick agar lebih banyak rakor, raker, musyawarah-musyawarah, koordinasi-koordinasi semuanya bisa diarahkan dulu ke Bali," pinta Menparekraf Sandiaga Uno, saat memberikan sambutan pada acara rebranding 3 unit hotel BUMN, Kamis 8 April 2021 malam, di Inaya Putri Bali yang berubah nama menjadi Merusaka Nusa Dua.

Menurut Sandiaga Uno, Bali memerlukan keberpihakan pemerintah karena ekonominya terkontraksi 9 persen, dan kuartal pertama tahun ini sepertinya juga masih minus atau terkontraksi.

Baca juga: Jelang Dibukanya Pariwisata Bali, Pemprov Mulai Data Hotel yang Jadi Tempat Karantina Wisatawan

Baca juga: Persiapan Buka Pariwisata Internasional, Menparekraf: Kita Pantau Terus dan Kesiapan Bali Makin Baik

Baca juga: Gelaran Event Mulai Menggeliat, Menparekraf: Ini Dapat Tingkatkan Kesiapan Pembukaan Pariwisata Bali

"Mari sama-sama kita persiapkan kuartal kedua Bali untuk bangkit kembali," imbuh Menparekraf.

Lebih lanjut Sandiaga Uno menyampaikan sore tadi dirinya baru membuka acara Bali Millionaire Race 2021, mengundang 224 peserta dari UMKM-UMKM seluruh Nusantara.

"Kalau UMKM-nya sudah mau, pasti BUMN-nya juga bisa untuk membantu Bali," ujarnya.

Transformasi tiga hotel milik BUMN tersebut adalah Inaya Putri Bali, menjadi Merusaka Nusa Dua, Grand Inna Padang dan Inna Parapat bertransformasi menjadi Khas Parapat dan Truntum Padang.

"Saya setuju sekali dipisahkan propertinya dengan pengelolaannya, karena beda banget. Belajar dari pengalaman saya sebagai pebisnis," imbuh Menparekraf Sandiaga Uno.

Bertransformasi 8 April 2021

Hari ini Kamis 8 April 2021, Inaya Putri Bali, hotel bintang 5 milik BUMN resmi bertransformasi menjadi Merusaka Nusa Dua.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Direktur Utama Hotel Indonesia Group Qodie Ibrahim, Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita, dan tamu VVIP lainnya.

Acara transformasi ini juga dilakukan secara serentak di dua wilayah lainnya yaitu di Parapat dan Padang, di mana dua hotel lainnya, yaitu Inna Parapat serta Grand Inna Padang secara bersamaan diresmikan untuk bertransformasi menjadi Khas Parapat dan Truntum Padang.

Hal ini selaras dengan program konsolidasi hotel BUMN yang dicanangkan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

Nama Merusaka terinspirasi dari kepercayaan Hindu di Bali, yang mana Merusaka melambangkan Nirwana yang pertama, tujuan impian yang megah dan monumental dengan mengangkat pesona serta karisma budaya Bali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved