Musik

Grup Band Asal Bali Nursery Rhymes Rilis Tembang Bertemakan Semangat Agar Tak Mudah Menyerah

dimana banyak perjuangan dalam hidup yang sering dipersulit. Atau bahkan gagal dan mengecewakan, hingga merasa dikutuk oleh dunia.

Istimewa
Para personil Nursery Rhymes 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASARNursery Rhymes baru saja merilis lagu kedua mereka, yang berujudl ‘Beatthe World’s Curse’ pada 21 Maret 2021 lalu.

Lagu ini mengandung tembang semangat, agar tidak mudah menyerah.

Lagu yang juga tentang kekecewaan pada dunia, dimana banyak perjuangan dalam hidup yang sering dipersulit. Atau bahkan gagal dan mengecewakan, hingga merasa dikutuk oleh dunia.

“Sehingga lagu ini akan menjadi semangat untuk siapa saja, yang merasakan itu. Hidup ini tidak sempurna dan tetaplah berjuang,” kata Deyas, Vokalis Nursery Rhymes, dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Jumat 9 April 2021.

Baca juga: DiUBUD Band Gandeng Lebri Partami Rilis Dua Single, Bertajuk Emosi dan Alkohol Berbicara

Lanjutnya, band asal Bali bergenre punk rock ini, berharap bisa ikut serta dalam semangat perjuangan dalam segala masalah di kehidupan sosial. Sesuai spirit punk itu sendiri.

Band yang dibentuk awal tahun 2019 ini, memaknai semuanya dengan cinta kasih.

Sekilas sejarahnya, band ini lahir saat Deyas sang vokalis dan Edi pada drum, berniat membentuk sebuah band cover Social Distortion.

Mereka yang sudah cukup lama saling kenal menyukai band punk rock legendaris dari Amerika yang masih eksis hingga saat ini.

Nama Nursery Rhymes sendiri dipilih Deyas, dan diambil dari salah satu nama album Social Distortion. Yaitu Hard Times and Nursery Rhymes.

“Alasannya saat itu, karena nilai keindahan dan agar berkarakter Social Distortion,” sebutnya.

 Disamping itu, Nursery Rhymes ini dapat juga bermakna perawatan. Serta harapan yang diiringi cinta kasih. “Namun rhymesnya beraura punk rock,” sebutnya.

Tentu saja, kata dia, harapannya agar bisa ikut merawat atau mempertahankan apapun yang ada dan sesuai visi-misi mereka.

 “Merawat perjuangan dan perlawanan misalnya,” imbuh Deyas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved