Breaking News:

Serba Serbi

Ini Makna Penjor dan Rangkaian Perayaan Hari Suci Galungan Dalam Hindu Bali

Galungan sebagai satu diantara hari raya besar, dalam Hindu Bali sebentar lagi akan dirayakan. Tepatnya pada Buda Kliwon Dungulan

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali / Rizal Fanany
ilustrasi-penjor. Ini Makna Penjor dan Rangkaian Perayaan Hari Suci Galungan Dalam Hindu Bali 

Galungan selama ini, dikenal sebagai simbol menangnya Dharma (kebenaran) melawan Adharma (ketidakbenaran).

“Dharma itu berasal dari akar kata ‘dh’ yang artinya menyangga dunia ini serta segenap ciptanNya,” sebut Jero Mangku Ketut Maliarsa.

Baik dari bhuana agung hingga bhuana alit. Oleh karena itu, pelaksanaan Dharma artinya adalah mengenal kembali hal tersebut.

Dimana segalanya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Dharma lah yang menopang dunia ini, dan memberi kesejahteraan pada manusia juga adalah Dharma.

Kemudian Dharma membawa menuju kebahagiaan abadi dan kekal. Dharma berasal dari Tuhan dan menuntun ke jalan Tuhan.

 “Bisa juga Dharma adalah alat atau sarana menuju ke alam Tuhan,” katanya.

Menuju apa yang dicita-citakan umat manusia yaitu moksa. (*)

Artikel lainnya di Serba Serbi

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved