Berita Denpasar

Ungkap Kasus Prostitusi Online, Polisi Ringkus Sang Mucikari, Sekali Kencan Ditarif Rp 2,5 Juta

Poltak P Manihuruk alias Robby (42) diringkus Satreskrim Polresta Denpasar karena melakukan kasus dugaan prostitusi online via WhatsApp (WA)

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Komang Agus Ruspawan
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Polresta Denpasar mengungkap kasus prostitusi online di wilayah Denpasar, Kota Denpasar pada Jumat 9 April 2021 sore. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Poltak P Manihuruk alias Robby (42) diringkus Satreskrim Polresta Denpasar karena melakukan kasus dugaan prostitusi online via WhatsApp (WA). 

Satreskrim Polresta Denpasar berhasil mengungkap kasus tindak pidana memudahkan melakukan perbuatan cabul (asusila) dan mucikari atau kasus prostitusi online ini setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan didampingi Kasat Reskrim Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, kasus prostitusi online ini terungkap setelah seorang pria bernama Robby diketahui sering menjual wanita penghibur ke laki-laki yang ingin bersenang-senang atau ingin melakukan hubungan badan.

"Kita berhasil ungkap setelah pada hari Rabu 7 April 2021 sekitar pukul 20.45 wita, menerima informasi dari masyarakat tentang adanya prostitusi online ini,” katanya di Mapolres Denpasar, Jumat 9 April 2021.

“Ada satu tersangka berinisial R yang merupakan mucikari dan sering menjual wanita ke laki-laki yang ingin bersenang-senang atau melakukan hubungan badan," tambah Jansen.

Baca Juga: Tabung Gas Meledak, Rumah Dua Lantai di Panjer Denpasar Ludes Terbakar 

Baca Juga: 28 Warga Terjaring Razia Masker di Peguyangan Denpasar, 22 Orang Didenda Masing-masing Rp 100 Ribu 

Usai menerima informasi dari masyarakat tersebut, petugas kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan mengecek sebuah hotel di sekitar Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, Kota Denpasar.

Hasilnya ditemukan ada dua orang yang bukan suami istri terpergok tengah berduaan di dalam kamar hotel.

Saat diperiksa, sang pria yang tidak disebutkan namanya tersebut mengaku melakukan transaksi prostitusi ke seorang bernama Robby untuk mendapatkan wanita penghibur. 

"Dari pengakuan laki-laki yang ditemukan di dalam kamar, mengaku telah membayar kepada pelaku sebesar Rp 2.500.000 untuk sekali kencan," tambahnya. 

Berdasarkan hal tersebut, petugas kepolisian Satreskrim Polresta Denpasar melakukan pencarian dan penangkapan seorang pria yang diketahui bernama Robby.

Petugas menemukan pelaku di salah satu kos di Jalan Gelogor Carik, Gang Kwala, Nomor 11, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar sekitar pukul 21.00 wita.

Baca Juga: Masih di Bawah Umur, Remaja di Buleleng Nekat Curi Uang Hingga Bobol Minimarket 

"Pelaku diketahui berasal dari Medan. Modusnya, dia ini menawarkan perempuan ke laki-laki melalui media whatsapp seharga Rp 2.500.000 perorang,” ungkap Jansen.

“Uang tersebut diberikan ke perempuan sebesar Rp 1.500.000 sedangkan sisanya Rp 1.000.000 untuk pelaku. Ini sudah dilakukan tersangka berkali-kali," tambahnya.

Robby yang diketahui berasal dari Jalan Patuan Angin, Gang X, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Senta Timur, Pematang Siantar, dikenakan dua pasal.

"Kita kenakan pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP," tutup Jansen. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved