Breaking News:

Berita Denpasar

Esok Akan Digelar Upacara Kurukudu di Mumbul, Antarkan Umbu Landu Paranggi ke Ruang Sunyi

Informasi dari sastrawan Putu Fajar Arcana, upacara kurukudu yang merupakan sebuah ritual adat Sumba akan dilaksanakan pukul 13.00 Wita di Taman Makam

Jatijagat Kampung Puisi
Jatijagat Kampung Puisi menggelar Malam Doa untuk Umbu Landu Paranggi, Sabtu, 10 April 2021 di Jatijagat Kampung Puisi Jalan Cok Agung Tresna Nomor 109 Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Senin, 12 April 2021 esok, akan dilaksanakan upacara kurukudu untuk jenazah penyair Umbu Landu Paranggi (ULP).

Hal ini berdasarkan pertemuan antara pihak keluarga, Flobamora, yayasan, dan para murid ULP, Sabtu 10 April pukul 17.00 Wita di Sekretariat Flobamora, Renon, Denpasar, Bali.

Informasi dari sastrawan Putu Fajar Arcana, upacara kurukudu yang merupakan sebuah ritual adat Sumba akan dilaksanakan pukul 13.00 Wita di Taman Makam Kristiani Mumbul, Jalan Bypass Ngurah Rai, Badung. 

Baca juga: Jatijagat Kampung Puisi Gelar Malam Doa untuk Umbu Landu Paranggi, Jengki: Sosok Tak Tergantikan

Baca juga: Penyair Umbu Landu Paranggi Berpulang, Guyubkan Dirimu dengan Kehidupan

"Upacara kurukudu berintikan mengantarkan ULP ke ruang sunyi untuk beristirahat sementara, sebelum pemakaman nanti dilakukan di tanah Sumba," katanya.

Seluruh rangkaian upacara kurukudu akan dilakukan oleh pihak keluarga yang berjumlah 15 orang, baik yang datang dari Sumba maupun yang bermukim di Bali. 

Selain itu, juga akan dilakukan liturgi menurut tata cara Kristiani yang diikuti dengan ritual kurukudu, sebagaimana yang selama ini menjadi tradisi dan adat orang Sumba. 

"ULP akan beristirahat di blok khusus sendiri dengan jaminan 20 tahun dan diberikan perawatan oleh pihak yayasan pengelola taman pemakaman," katanya.

Baca juga: Penyair Umbu Landu Paranggi Meninggal Akibat Gagal Ginjal

Jenazah ULP akan diantarkan langsung oleh Tim BPBD dari RSBM menuju ruang sunyi peristirahatan di Taman Pemakaman Kristiani Mumbul dengan tata cara khusus.

Para pelayat, khususnya para murid ULP diharapkan sudah hadir sebelum pukul 13.00 di Taman Pemakaman Kristinani Mumbul dan langsung berada di wantilan setempat.

Mengingat perjalanan ULP menuju ruang sunyi diterapkan protokol khusus, diharapkan para pelayat menggunakan masker, face shield dan sarung tangan.

Baca juga: Pesan Umbu Landu Paranggi ke Muridnya: Pergilah ke Tempat Jelata

Para pelayat juga tidak diperkenankan melakukan tabur bunga dan atau meletakkan bunga di ruang sunyi, tetapi tetap diperkenankan mengirimkan bunga tanda duka cita dan akan diletakkan di sekitar wantilan/rumah duka. 

Selama prosesi peristirahatan ULP di ruang sunyi, hanya boleh dihadiri oleh pihak keluarga, serta petugas khusus, sedangkan para pelayat hanya diperkenankan tetap berada di wantilan/rumah duka.

Prosesi ini menurut rencana juga akan disiarkan secara live streaming melalui kanal Zoom/Youtube/FB/IG.

Setelah prosesi peristirahatan ULP di ruang sunyi selesai, akan dilakukan acara penghormatan yang berisi sambutan, testimoni, ungkapan kasih dari para murid dan teman dekat, serta pembacaan puisi di wantilan/rumah duka. (*)

Berita lainnya di Umbu Landu Paranggi

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved