Breaking News:

Berita Badung

Program KBS di Badung Terancam Ngadat, Bupati Giri Prasta Sebut Karena Kendala Perubahan Sistem

program unggulan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Badung, belum terdaftar Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Masyarakat Badung kini terancam  tidak bisa menikmati Program jaminan kesehatan Krama Badung Sehat (KBS).

Hal itu lantaran program yang dikeluarkan Bupati Badung terkait sektor kesehatan ini, tidak bisa masuk pada sistem yang baru yang disarankan pemerintah pusat.

Sampai saat ini, program unggulan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Badung, belum terdaftar Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

Pemerintah setempat pun, hingga kini terus melakukan penjajakan dengan pemerintah pusat perihal program tersebut.

Baca juga: I Nyoman Suta Sebut Harga Bunga Pacar Air jelang Hari Raya Galungan di Badung Tembus Rp 125 Ribu/Kg

Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta saat ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Badung, tak menampik perihal tersebut.

Pihaknya mengakui telah mengutus Wakil Bupati Badung beserta Sekda dan Kadiskes melakukan penjajakan ke pusat.  

"Saat sekarang ini dengan sistem yang baru SIPD, itu (KBS -red) belum masuk.

Saya sudah minta pak wakil dan pak Sekda lengkap dengan Dinas Kesehatan untuk berkomunikasi berkenaan dengan hal ini," ungkapnya Selasa 12 April 2021.

Menurutnya, KBS merupakan program jaminan kesehatan yang mengikuti program Presiden RI Joko Widodo yang meluncurkan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

 Pemkab Badung sendiri berinovasi bekerjasama dengan BPJS guna memberikan pelayanan kesehatan lebih luas kepada masyarakat Badung.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved