Breaking News:

Umbu, Berpuisilah dari Ruang Sunyi

Kuru kudu merupakan sebuah upacara untuk peristirahatan sementara sebelum nantinya jenazah dikirim ke tanah kelahirannya.

Jatijagat Kampung Puisi
Jatijagat Kampung Puisi menggelar Malam Doa untuk Umbu Landu Paranggi, Sabtu, 10 April 2021 di Jatijagat Kampung Puisi Jalan Cok Agung Tresna Nomor 109 Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - “Pak Umbu, berpuisilah dari ruang sunyi, karena aksara itu adalah aksara yang hidup yang bisa mempengaruhi dunia ini,” kata menantu dari Umbu Landu Paranggi (ULP), Umbu Rihimeha Anggung Praing saat menutup sambutannya dalam acara kuru kudu untuk ULP di Taman Makam Mumbul, Nusa Dua, Senin, 12 April 2021.

Dihadiri oleh pihak keluarga, Flobamora Bali, sastrawan dan budayawan yang juga murid-murid ULP, acara berlangsung khidmat.

Kuru kudu merupakan sebuah upacara untuk peristirahatan sementara sebelum nantinya jenazah dikirim ke tanah kelahirannya.

“Ini merupakan tempat peristirahatan sementara, dan berarti Pak Umbu masih ada di sekitar kita, belum mengendarai kuda putih, kuda merah untuk sampai ke surga,” kata Rihimeha.

Ia pun mengenang, setamat kuliah S2, dirinya bertandang ke Lembah Pujian yang menjadi kediaman ULP.

Di sana, ULP berkata padanya, bahwa S2 itu sudah banyak, tetapi S2 itu tergantung dari bacaannya.

“Pak Umbu berkata, ‘kau harus selalu ada di dalam ruang sunyi, sepi dalam keheningan.’ Saya waktu itu tidak mengerti, karena bukan sastrawan dengan apa yang mertua saya katakan. Saya mencari di buku dan ketemu di buku Madam Teresa, tidak ada manusia yang menemui Tuhan dalam suasana hiruk-pikuk,” katanya.

Ia pun menambahkan, banyak nilai yang diberikan oleh Umbu kepadanya juga kepada murid-muridnya.

“Karena itu, benang-benang nilai harus ditenun jadi selimut, karena nilai yang akan menutupi moral kita,” katanya.

Sebagai perwakilan dari pihak keluarga, ia berharap agar pandemi ini segera mereda, sehingga jenazah Umbu bisa dipulangkan ke tanah kelahirannya yaitu, Sumba.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved