Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United

Bali United Tersingkir, Kalah Adu Penalti dari PSS Sleman di Perempat Final

Tim kebanggaan masyarakat Pulau Dewata, Bali United, tersingkir dari perhelatan Piala Menpora 2021.

Tayang:
Penulis: Marianus Seran | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Gelandang Bali United Hariono berusaha menjauhkan bola dari kejaran pemain PS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat Bandung Senin 12 April 2021 - Bali United Tersingkir, Kalah Adu Penalti dari PSS Sleman di Perempat Final 

TRIBUN-BALI.COM, BANDUNG – Tim kebanggaan masyarakat Pulau Dewata, Bali United, tersingkir dari perhelatan Piala Menpora 2021.

Bali United harus pulang lebih awal setelah kalah adu penalti dari PSS Sleman pada babak perempat final di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, Senin 12 April 2021 malam.

Setelah bermain imbang 0-0 hingga 90 menit, pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti.

Dalam drama tendangan 11 pas ini, Bali United yang mengganti kiper Wawan Hendrawan dengan Samuel Reimas kalah dengan skor 2-4.

Baca juga: Akui Dua Kali Ceroboh Bersama Bali United, Andhika Wijaya: Ampura Semeton, Terima Kasih Kritikannya

Baca juga: Bali United Gagal ke Semifinal Piala Menpora, Dias dan Pacheco Gagal Penalti, Andhika Kartu Merah 

Baca juga: Update Hasil Bali United vs PSS; Drama Kartu Merah Andhika, Dias Angga & Pacheco Gagal Penalti

Dua eksekutor Bali United, Dias Angga Putra dan Willian Pacheco gagal melaksanakan tugasnya.

Hanya Stefano Lilipaly dan Lerby Eliandry yang berhasil mencetak gol.

Sementara empat eksekutor PSS semuanya berhasil membobol gawang Reimas.

Masing-masing Irfan Jaya, Kim Jefrey Kurniawan, Fabiano Beltrame, dan Wahyu Sukarta.

Dengan hasil ini, PSS Sleman yang tidak diunggulkan berhasil melaju ke babak semifinal Piala Menpora 2021.

Tim Super Elang Jawa bertemu Persib Bandung. Sedangkan semifinal lainnya mempertemukan PSM Makassar vs Persija Jakarta.

Tanpa Bachdim

Dalam laga PSS Sleman vs Bali United ini, secara mengejutkan tak ada nama Bachdim dalam line up PSS Sleman.

Belum ada penjelasan dari kubu PSS Sleman tentang tidak turunnya Irfan Bachdim.

Saat jumpa pers sehari sebelum laga, Pelatih Dejan Antonic menyatakan Bachdim siap tampil.

Tak ada kabar yang menyebutkan Bachdim akan absen karena alasan cedera atau lainnya, meski ia sempat mengalami cedera kala melawan Persebaya Surabaya di laga terakhir penyisihan grup C.

Padahal sosok Bachdim sangat ditunggu-tunggu dalam laga perempat final ini. Pasalnya, ini menjadi ajang reuni pertama sang mantan dengan Bali United.

Dari susunan line up, Dejan Antonic tetap mempercayakan kepada Ega Rizki sebagai kiper.

Kemudian empat pemain belakang diisi Artur Irawan, Fabiano Beltrame, Aaron Evans, dan Samsul Arifin.

Di tengah Dejan Antonic memainkan Kim Jeffrey Kurniawan, Irqham Zahrul Mila, dan legiun asing Maslac Mario.

Trio penyerang ditempati Irfan Jaya, Arsyad Yugisantoro, dan striker asal Argentina Velez Nicolas.

Sementara Bali United turun dengan kekuatan terbaiknya.

Pelatih Stefano Cugurra Teco kembali mempercayakan Wawan Hendrawan sebagai kiper utama.

Kuartet belakang diisi Made Andhika Wijaya, Willian Pacheco, Haudi Abdillah, dan Ricky Fajrin.

Sementara di tengah Hariono, Fadil Sausu, dan Rizky Pellu juga kembali menjadi pilihan utama.

Tak ada nama legiun asal Brasil, Diego Assis, yang masih cedera dan ditinggalkan di Bali.

Trio lini depan ditempati Yabes Roni, Stefano Lilipaly, dan Ilija Spasojevic sebagai target man.

Kuasai Pertandingan

Bali United mengawali laga dengan inisiatif menyerang. Bali United berusaha mencuri gol cepat.

Menit ketiga Bali United mendapat tendangan bebas yang dieksekusi Stefano Lilipaly.

Namun sundulan Haudi Abdillah masih lemah sehingga bisa diamankan kiper Ega Rizki.

Menit kedelapan, sepak pojok pertama untuk Bali United diambil oleh Fadil Sausu.

Terjadi kemelut, bola pantul ditendang Yabes Roni. Tapi tendangannya melambung jauh.

Menit ke-11 kembali Bali United mendapat sepak pojok di sisi kiri pertahanan PSS. Kembali dilakukan Il Capitano Fadil Sausu.

Tapi bola tendangannya bisa diantisipasi pemain lawan.

Menit ke-15 Bali United lagi mendapat sepak pojok, yang tetap dieksekusi Fadil Sausu.

Peluang diperoleh Wilian Pacheco, tapi sundulannya tidak akurat.

Menit ke-17 Bali United melancarkan serangan lewat Hariono hingga kotak penalty.

Bola kemudian diberikan kepada Lilipaly, yang diteruskan umpan diagonal ke tiang dekat kepada Yabes Roni.

Yabes menyundul bola dan mengenai pemain-pemain PSS yang berada di depan gawang.

Bola kemudian mengarah ke gawang, dan sempat melewati garis gawang, lalu diantisipasi kiper Ega Rizki.

Namun wasit tak menganggap bola sudah melewati garis gawang, sehingga tidak meniup peluit terjadinya gol.

Pemain Bali United, Yabes Roni, sempat mengajukan protes karena menilai bola sudah melewati garis gawang.

Menit ke-20 PSS Sleman mendapat peluang pertama melalui Irfan Jaya.

Tapi tendangannya masih lemah sehingga bisa diamankan kiper Wawan Hendrawan.

Menit ke-27 Bali United mendapat tendangan penjuru keempat dari sudut yang sama, setelah Samsul Arifin untuk keempat kalinya berhasil memotong crossing Yabes Roni dan Andhika Wijaya.

Kali ini tendangan pojok diambil Stefano Lilipaly.

Bola mengarah kepada Pacheco, tapi sundulannya masih melambung.

Menit ke-38 PSS memberi ancaman melalui aksi Nico Velez.

Namun tendangannya justeru melambung jauh. Selang beberapa menit, PSS kembali melancarkan serangan.

Kali ini lewat tusukan Irfan Jaya. Tapi pergerakan Irfan bisa dihalau oleh Haudi Abdillah.

Setelah mengalami kebuntuan, bek kiri Ricky Fajrin mecoba melepaskan tendangan jarak jauh.

Namun belum juga berhasil membobol gawang PSS Sleman.

Menit 45 lagi-lagi crossing Andhika diblok Samsul Arifin dan menghadirkan tendangan penjuru kelima bagi Bali United.

Hingga peluit babak pertama berakhir ditiup wasit Nusur Fadillah (Jakarta), tak ada gol tercipta. Skor tetap 0-0.

Kartu Merah Andhika

Tak ada pergantian pemain yang dilakukan Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco di babak kedua.

Bali United kembali menekan di awal-awal babak kedua.

Namun masih menemui kebuntuan hingga lima menit pertama.

Bali United mendapat sepak pojok pertama di babak kedua pada menit ke-56, setelah Samsul Arifin berhasil menghalau pergerakan Yabes Roni.

Kembali Bali United memperoleh sepak pojok dari sisi kiri pertahanan PSS.

Kembali diambil oleh Fadil Sausu yang melepaskan tendangan lambung.

Pacheco berhasil memenangkan duel udara di depan gawang PSS.

Namun sundulannya masih melambung.

Coach Teco memasukkan striker Lerby Eliandry menit ke-58. Lerby menggantikan gelandang serang Rizky Pellu, yang bermain kurang maksimal di laga ini.

Di saat bersamaan pergantian juga dilakukan di posisi penyerang sayap. Yabes Roni ditarik dan digantikan M Rahmat.

Menit ke-62 Bali United mengancam gawang PSS Sleman.

Bola tendangan udara Lerby nyaris menjadi gol, namun masih tipis di samping tiang gawang.

PSS memasukkan pemain Timnas U-19 Saddam Gaffar menggantikan Arsyad Yusgiantoro menit ke-65.

Serangan cepat Bali United kembali hanya menghadirkan sepak pojok.

Tapi kembali tak membuahkan gol. Petaka datang di menit 69.

Bek kanan Andhika Wijaya diganjar kartu merah oleh wasit seelah melanggar keras Saddam Gaffar dalam perebutan bola di udara.

Ini jadi kartu merah kedua bagi Andhika di Piala Menpora 2021.

Dari dua kali tampil, dua kali pula putra Pasek Wijaya ini mendapat kartu merah.

Keluarnya Andhika menjadi kerugian besar. Bali United harus bermain dengan 10 pemain.

Menit ke 74 Samsul Arifin melakukan pelanggaran cukup keras pada Lerby. Namun wasit tak mengganjar kartu.

Sebelumnya Samsul sudah mendapat kartu kuning pertama. Jika wasit lebih fair, Samsul seharusnya juga diganjar kartu kuning kedua alias kartu merah.

Setelah cooling break, Coach Teco memasukkan Dias Angga dan Sidik Saimima menggantikan Spaso dan Fadil Sausu.

Sementara PSS menggantikan pemain sayap Ikram Milla dengan Jefrey Kurniawan.

Bek kiri Samsul Arifin digantikan Derry Rahman. Menit ke-89 PSS mendapat sepak pojok pertamanya di babak kedua.

Tendangan Jefrey tidak akurat.

Fabiano melanggar Sidik Saimima di sisi kanan pertahanan PSS. Bali United mendapat hadiah tendangan bebas yang dieksekusi Lilipaly.

Bola freekick Lilipaly berhasil dihalau bek PSS Derry Rahman, dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Sementara itu, Coach Teco menggantikan kiper Wawan Hendrawan dengan Samuel Reimas.

Pergantian ini sebagai bagian dari strategi untuk menghadapi adu penalti.

Hingga 45 menit plus 6 menit tambahan waktu tak ada gol tercipta dari kedua tim.

Skor tetap 0-0 dan pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti.

Drama adu penalti pun berlangsung menegangkan. PSS lebih dulu mendapat kesempatan sebagai penendang.

Irfan Jaya sukses menjadi eksekutor pertama, tendangannya ke sudut kiri gawang Bali United. Stefano Lilipaly membalasnya dengan tendangan ke pojok kiri atas gawang.

Kim Jefrey Kurniawan kembali membawa PSS unggul dengan tendangan ke sisi atas kanan gawang. Kembali dibalas Lerby Eliandry dengan tendangannya ke pojok.

Fabiano Beltrane berhasil mengecoh Reimas untuk membawa PSS kembali unggul.

Sebaliknya, penendang Bali United Dias Angga gagal setelah tendangannya melayang di atas gawang. Skor 3-2 untuk PSS.

Wahyu Sukarta menjebol gawang Reimas untuk menambah skor menjadi 4-2.

Dan, akhirnya eksekutor Bali United Wilian Pacheco juga gagal melaksanakan tugasnya.

Tendangannya lemah dan berhasil ditangkap kiper Ega Rizki.

Bali United menyerah dengan skor 2-4 dari PSS Sleman. Serdadu Tridatu pun tersingkir dari ajang Piala Menpora 2021.

Dua Kali Main Dua Kartu Merah

BEK Bali United I Made Andhika Wijaya kembali menjadi sorotan dalam laga Bali United di Piala Menpora 2021. Andhika lagi-lagi diganjar kartu merah.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, memberi kesempatan kepada Andhika tampil sebagai starter melawan PSS Sleman pada babak perempat final di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Senin 12 April 2021 malam.

Sayang, Andhika lagi-lagi menghadirkan petaka bagi pasukan Serdadu Tridatu.

Ia diganjar kartu merah pada menit ke-69 saat kedudukan masih 0-0.

Andhika diusir oleh wasit gara-gara melanggar keras Saddam Gaffar dalam perebutan bola di udara. Ia diganjar kartu merah langsung.

Ini jadi kartu merah kedua bagi Andhika di Piala Menpora 2021.

Dari dua kali tampil, dua kali pula putra Pasek Wijaya ini mendapat kartu merah.

Sebelumnya, Andhika juga mendapat kartu merah pada laga pertama di penyisihan grup melawan Persib Bandung.

Keluarnya Andhika saat itu pun menyebabkan keunggulan Bali United sirna.

Sebab Persib akhirnya mampu menyamakan kedudukan setelah Bali United bermain dengan 10 pemain.

Keluarnya Andhika saat melawan PSS pun menjadi kerugian besar bagi Bali United.

Saat Serdadu Tridatu berjuang meraih gol kemenangan, mereka harus bermain dengan 10 pemain.

Akhirnya setelah Andhika keluar, Bali United berbalik mendapat tekanan dari PSS.

Meski hingga laga usai, tim lawan gagal mencetak gol dan bisa memaksakan adu penalty.

Namun pada akhirnya Bali United harus tersingkir setelah kalah dalam drama adu penalti. Mimpi untuk juara Piala Menpora 2021 pun pupus.

Peengamat sepak bola Bali, Putu Roy Antara, menyayangkan kartu merah yang kembali diperoleh Andhika ini.

“Keluarnya Andhika kembali mengubah semuanya, seperti saat lawan Persib. Permainannya padahal lumayan, hanya sedikit kurang sabar,” kata Roy Antara, Senin 12 April 2021 malam.

Ia beharap Andhika bisa belajar dari dua kali kartu merah di Piala Menpora ini.

“Andhika harus lebih dewasa lagi, dan belajar dari pengalaman pahit ini,” tandas pelatih SSB ini.

(rik/ka7)

Kumpulan Artikel Bali United

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved