Breaking News:

BRI Segera Pamit dari Aceh, Ini Penjelasan Manajemen Pusat

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan, pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah terkait penerapan Qanun Lembaga

SHUTTERSTOCK via KOMPAS.COM
Ilustrasi Kantor PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia akan menutup operasionalnya di Aceh dalam rangka menindaklanjuti penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah nomor 11 tahun 2018.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan, pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah terkait penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah Nomor 11/2018.

"Sebagai implementasinya kami secara bertahap telah mengalihkan portofolio simpanan dan pinjaman serta operasional layanan kepada BRIsyariah selama periode Juli 2019 hingga Desember 2020," jelas Aestika saat dikonfirmasi Tribunnews, Rabu sore 14 April 2021.

Baca juga: BRIsat Sukses Diluncurkan, Satelit Pertama dan Satu-satunya Milik Bank Rakyat Indonesia

"Saat ini sendiri BRIsyariah telah melakukan merger dan menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI)," tambahnya.

Seperti dilansir Kompas.com, dalam Pasal 2 Qanun tersebut dijelaskan, setiap lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib menerapkan prinsip syariah. Maka akad keuangan di Aceh wajib menggunakan prinsip syariah.

Dengan demikian, lembaga-lembaga keuangan yang memiliki operasional di Aceh harus melakukan transisi untuk menerapkan prinsip-prinsip syariah.

Qanun Lembaga Keuangan Syariah tersebut mulai berlaku per 4 Januari 2019.
Di dalam pasal 65 aturan tersebut dijelaskan, lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib menyesuaikan dengan Qanun tersebut paling lama sejak aturan tersebut diundangkan.

Artinya, lembaga keuangan di Aceh masih memiliki waktu hingga tahun 2022 untuk secara penuh menerapkan praktik dan prinsip keuangan syariah.

"BRI mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Aceh yang telah mendukung keberadaan BRI selama ini," ucap Aestika.

"Yaitu dalam menjalankan berbagai program kaitannya dengan pemberdayaan UMKM dan agent of development," imbuhnya.

Halaman
12
Editor: DionDBPutra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved