Breaking News:

Berita Denpasar

Cabuli Anak Tirinya yang Masih di Bawah Umur di Denpasar Bali, Bibit Terancam 15 Tahun Penjara

Atas perbuatannya, Bibit pun terancam pidana 15 tahun penjara setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengenakan dakwaan alternatif.

Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi pencabulan pada anak di bawah umur. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perbuatan Bibit Cahyono (43) sungguh keterlaluan.

Ia tega mencabuli anak tirinya yang masih dibawah umur inisial ACS (12).

Atas perbuatannya, Bibit pun terancam pidana 15 tahun penjara setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengenakan dakwaan alternatif.

Surat dakwaan telah dibacakan JPU dalam sidang yang digelar secara daring dan berlangsung tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. 

"Terdakwa sudah menjalani sidang dakwaan. Sidangnya digelar online. Karena ini sidang pencabulan, makanya tertutup untuk umum," terang JPU Widyaningsih saat dikonfirmasi, Kamis, 15 April 2021.

Terkait Perkara Pencabulan Anak Kandung, Surat Putusan Hakim Belum Siap, Vonis Wayan S Ditunda

IWM Keberatan, Didakwa Terkait Tindak Pidana Pencabulan di Bali

BREAKING NEWS Wayan M Jalani Sidang Online Kasus Pencabulan - Bukan Oknum Sulinggih Melainkan Bawati

Pihaknya menjelaskan dalam dakwaan, terdakwa Bibir dalam dakwaan pertama dinilai melanggar Pasal 81 Ayat (1) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang Jo. Pasal 76 D Undang-undang No. 35 Tahun 2014 tentang Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP

Atau kedua, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 81 Ayat (2) UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-undang Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

"Karena saat di persidangan kemarin terdakwa didampingi penasihat hukumnya tidak mengajukan eksepsi atau keberatan, maka sidangnya akan lanjut dengan agenda pemeriksaan saksi," papar JPU Widyaningsih. 

Diungkap dalam berkas perkara, kejadian pencabulan yang dilakukan oleh terdakwa terhadap anak tirinya terjadi rumah mereka di Denpasar.

Tindakan bejat terdakwa dilakukan terhadap anak korban saat sang istri keluar rumah. 

Terdakwa telah beberapa kali mencabuli anak korban.

Dalam melakukan aksi bejatnya, terdakwa juga melakukan pengancaman terhadap anak korban.

Mengetahui anaknya menjadi korban pencabulan, ibu korban pun melaporkan terdakwa.

Berita terkait pencabulan di bali ada di sini

Penulis: Putu Candra
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved