Breaking News:

Berita Bangli

47 Pasien RSJ Bali Belum Punya NIK, Dewa Gde Basudewa: karena Dia Gelandangan dan Telantar

Pihaknya juga mengikutsertakan sejumlah ODGJ lansia yang ada di RSJ Bali agar mendapat vaksin.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Direktur RSJ Provinsi Bali, Dewa Gde Basudewa 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Puluhan pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Jiwa SJ Provinsi (RSJP) Bali dijadwalkan mendapat vaksin covid-19 bulan ini.

Kendati demikian, beberapa pasien yang merupakan lanjut usia atau lansia ini, justru terkendala akibat tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Direktur RSJP Bali, Dewa Gde Basudewa menjelaskan, vaksin merupakan aset negara yang tujuannya untuk menyelamatkan setiap warga negara Indonesia.

Sehingga pemberian vaksin wajib mengikuti regulasi yang ada. Mulai dari prioritas sasaran sesuai tahapan, hingga wajib memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Baca juga: Empat PNS di Bangli Bakal Dikenai Sanksi Disiplin, Jarang Masuk Kantor Sejak 2014

“Di bulan April sasarannya diprioritaskan untuk guru dan lansia.

Untuk vaksinasi guru kami sudah selesai dosis I.

Sedangkan vaksinasi lansia kami baru mulai, bekerja sama dengan dinas kesehatan Bangli,” ujar Basudewa, Jumat, 16 April 2021.

Basudewa menegaskan lansia yang datang ke RSJ sepanjang membawa KTP saja langsung mendapat pelayanan, selama memenuhi syarat kesehatan untuk divaksin.

Pihaknya juga mengikutsertakan sejumlah ODGJ lansia yang ada di RSJ Bali agar mendapat vaksin.

Baca juga: Seorang Pria Tertangkap Kamera CCTV Curi Beras di Bangli Bali

Disebutkan, dari total 262 pasien ODGJ di RSJP Bali, 20 orang di antaranya terkategori sebagai lansia, dan 9 orang diantaranya sudah mendapatkan vaksin.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Kambali
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved