Breaking News:

Berita Badung

Polres Badung Panggil Senin Depan, Zaenal Tayeb: Saya Selama 51 Tahun di Bali Tak Pernah Nipu Orang

Polres Badung telah menetapkan Zaenal Tayeb (ZT) sebagai tersangka dalam kasus dugaan menyuruh memberikan keterangan palsu ke dalam akta autentik

Tribun Bali/Firizqi Irwan
Pengusaha dan mantan promotor tinju Zaenal Tayeb membantah melakukan penipuan saat ditemui di Mirah Boxing Camp Jalan Majapahit, Kuta, Badung pada Jumat 16 April 2021 

Kerjasama berlanjut dintandai dengan pemecahan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang disertai pembuatan blok plan juga pembangunan beberapa unit rumah untuk dijual kepada konsumen.

Pada 2017 disepakati perjanjian notaris dan saat itu anak buah ZT berinisial YP membuatkan draft perjanjian untuk diserahkan kepada Notaris BF Harry Prastawa.

Dengan draft tersebut sebagai acuan, membuatkan Akta perjanjian kerjasama pembangunan dan Penjualan Nomor 33 tanggal 27 September 2017.

Disebutkan dalam akta itu bahwa ZT selaku pihak pertama memiliki obyek tanah dengan 8 SHM luas total 13.700 m2, sedangkan Heder selaku pihak kedua. 

Selanjutnya pembagunan juga penjualan di atas tanah tersebut dilakukan oleh Hedar dengan nama OLR yang wajib membayar nilai atas seluruh obyek tanah sebesar Rp 45 juta per m2. Total sebesar Rp 61,65 miliar dengan termin pembayaran 11 kali. 

Setelah Heder menandatangani akta dan pembayaran, korban melakukan pengecekan SHM tersebut. Ternyata baru diketahui bahwa luas 8 SHM kurang dari 13.700 m2 dan hanya seluas 8.892 m2.

Atas perbuatan tersangka, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 21 miliar.

"Jadi korban Hedar merasa ditipu dalam hal ini, lantaran luas tanah tidak sama dengan yang ditandatangani. Maka dari itu Hedar melapor ke polisi hingga dilakukan penyelidikan yang berlalu cukup panjang sampai dilakukan penyitaan terhadap sejumlah berkas sebagai barang bukti," ujar Oka Bawa.

Baca Juga: Zainal Tayeb Berbagi di Bulan Ramadan, Salurkan 6000 Makanan Gratis Buka Puasa di Denpasar & Badung 

Baca Juga: Tokoh Olahraga Zainal Tayeb Berbagi 3.000 Masker & 2.000 Bungkus Nasi Padang Gratis di Legian Kuta 

Lebih lanjut dijelaskan, untuk YP juga ditetapkan sebagai tersangka dan bahkan sudah ditahan sejak dua bulan lalu. Berkas perkara YP pun sudah tahap satu. 

"Berkas YP ini sudah pelimpahan. Sehingga kami tunggu petunjuk jaksa saat ini," jelasnya.

Dikatakan, penetapan ZT sebagai tersangka merupakan kasus pengembangan YP tersebut. Pasalnya YP yang pertama kali dilaporkan. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Komang Agus Ruspawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved