Breaking News:

Berita Badung

Usai Ditetapkan Tersangka, Zaenal Tayeb Bersurat ke Kapolri dan Jaksa Agung

Zaenal Tayeb yang telah menyandang status sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan akta autentik, kini bersurat ke Kapolri dan Jaksa Agung untuk memint

Tribun Bali/Firizqi Irwan
Pengusaha dan mantan promotor tinju Zaenal Tayeb membantah melakukan penipuan saat ditemui di Mirah Boxing Camp Jalan Majapahit, Kuta, Badung pada Jumat 16 April 2021 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Zaenal Tayeb yang telah menyandang status sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan akta autentik, kini bersurat ke Kapolri dan Jaksa Agung untuk meminta perlindungan hukum.

Menurut keterangan Mila Tayeb Sedana selaku kuasa hukum Zaenal Tayeb, mantan promotor tinju dan pengusaha yang ditetapkan tersangka oleh penyidik Polres Badung ini dinilai maladministrasi saat penyidikan.

Mila mengatakan jika penyidik dan jaksa menelan mentah-mentah dalil palsu yang dibangun pelapor tanpa mempertimbangkan serangkaian alat bukti lainnya, yang saling berkesesuaian saat disodorkan pihak Zaenal Tayeb.

"Faktanya, tidak ada keterangan yang tidak benar yang diberikan Zaenal Tayeb dalam membuat akta perjanjian kerjasama itu.

Luas tanah yang didalilkan secara palsu berkurang, itu nyatanya tidak benar. Luas tetap 13.700 meter persegi," ujar Mila Tayeb Sedana, Jumat 16 April 2021.

Polres Badung Panggil Senin Depan, Zaenal Tayeb: Saya Selama 51 Tahun di Bali Tak Pernah Nipu Orang

Pengusaha Zaenal Tayeb Ngaku Syok Ditetapkan Tersangka, Tak Bisa Tidur Hingga Berat Badan Turun 2 Kg

Dalam hal itu, Mila Tayeb menjelaskan jika pelapor telah merugikan pengusaha yang juga mantan promotor tinju Zaenal Tayeb kurang lebih Rp 9 Miliar, akibat terjadinya dugaan penggelapan.

Bahkan dari kasus itu, sudah dilaporkan ke Polda Bali pada tanggal 20 Oktober 2020.

Mila menyebut, kasusnya bermula sekitar tahun 2013 lalu saat pelapor menemui Zaenal Tayeb di rumahnya untuk membicarakan rencana kerja sama mengelola tanah milik Zaenal seluas 17.302 meter persegi di wilayah Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung.

Hasil pembicaraan antara keduanya baik Zaenal dan Hedar Giacomo Boy Syam disepakati antara lain dari luas tanah 17.302 meter persegi dan di kerjasamakan hanya seluas 13.700 meter persegi.

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved