Breaking News:

Pembukaan Pariwisata di Ubud Masih Belum Jelas, Warga Ini Mengaku Bingung Bagaimana Nasibnya Kedepan

Dimana diketahui, vaksinasi lanjutan untuk masyarakat dan pekerja pariwisata di Ubud, akan berlangsung pada Mei 2021 ini.

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Wisatawan domestik melintas di depan Puri Agung Ubud, Gianyar, Bali, Senin (28/12/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Jadwal dan skema pembukaan pariwisata Ubud, masih belum disusun oleh Dinas Pariwisata Gianyar.

Hal tersebut dikarenakan saat ini, Dispar Gianyar masih menunggu vaksinasi Ubud Zona Hijau tahap dua.

Dimana diketahui, vaksinasi lanjutan untuk masyarakat dan pekerja pariwisata di Ubud, akan berlangsung pada Mei 2021 ini.

Berdasarkan informasi dihimpun Tribun Bali, Senin 19 April 2021, saat ini sebagian besar masyarakat Ubud, sudah tidak sabar menantikan pembukaan pariwisata internasional.

Sebab, sudah setahun lebih mereka 'puasa' pendapatan.

Dimana, untuk bertahan hidup, tak sedikit yang menjual aset dengan harga murah, serta menggantungkan hidup dari penghasilan yang tidak menentu.

"Sudah setahun lebih hidup tidak menentu seperti ini. Jika sampai beberapa bulan lagi, entah bagaimana nasib saya. Dulu, waktu situasi normal, uang 1.000 rupiah tidak berarti, sekarang sangat berarti sekali," ujar seorang warga Ubud yang enggan disebutkan identitasnya.

Pria yang dulu bekerja sebagai guide tersebut berharap, pemerintah segera membuka Bali untuk penerbangan internasional.

"Memang, di luar negeri juga ekonomi warganya sedang buruk. Tapi saya yakin, dari 100 orang, 40 orang pasti ingin ke Bali, sudah sangat ingin. Dan, tentunya itu akan sangat membantu perekonomian Bali," ujarnya.

Namun, harapan para pekerja pariwisata di Ubud tidak semudah yang diinginkan.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved