Breaking News:

Berita Denpasar

Selama 2 Bulan, Satlantas Polresta Denpasar Sudah Menindak Ratusan Pengendara Motor Berknalpot Brong

Polresta Denpasar selama dua bulan terakhir sudah menindak ratusan para pemilik kendaraan bermotor berknalpot bising atau brong.

Tribun Bali/Firizqi Irwan
Anggota Satlantas Polresta Denpasar saat menunjukkan knalpot hasil penindakan di wilayah Kota Denpasar, Jumat 19 April 2021. 

Sementara itu, Taufan mengungkapkan jika masyarakat saat ini masih banyak yang melapor dan merasa terganggu dengan suara sepeda motor terutama pada saat malam hari.

"Karena cenderung yang menggunakan knalpot bising ini keluarnya pada malam hari. Kita menindak, jika menemukan pasti ditindak terutama di pos-pos polisi," kata Taufan.

Sehingga dalam hal ini, Satlantas Polresta Denpasar memastikan jika tujuan dalam penindakan knalpot bising ini sudah sesuai agar memberikan kenyamanan dan ketentraman kepada masyarakat.

Disinggung mengenai penindakan apakah banyak dari para pengendara yang beralasan? Kompol Taufan Rizaldi pun mengiyakan hal tersebut.

"Pengakuannya bermacam-macam ya, ada yang sengaja dicopot, ada yang bilang rusaklah inilah. Tapi kan kita tidak menerima alasan itu, intinya demi ketentraman dan kenyamanan masyarakat," tambahnya.

Baca juga: Ops Keselamatan Agung Sudah Digelar Sepekan, Kasatlantas Polresta Denpasar: Belum Ada Kasus Menonjol

Namun begitu, ia meminta personelnya untuk tetap memberi tindakan baik berupa tilang, mencopot knalpot dan meminta mengganti knalpot dengan standar aslinya.

"Kalau memang belum diganti ya kita tidak perbolehkan mengendarai kendaraannya, kita tahan kendaraannya," tegas Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Taufan.

Tidak hanya itu, ia juga menyinggung aksi trek-trekkan juga saat ini semakin marak, bahkan aksi yang mereka lakukan agar semakin terlihat 'keren' mereka menggunakan knalpot bising.

"Kegiatan trek-trekkan inikan menggunakan knalpot bising atau brong. Kalau knalpot yang tidak bising kayaknya untuk melaksanakan trek-trekkan mungkin saja, tapi kebanyakan rata-rata menggunakan knalpot bising," jelas Taufan kepada Tribun Bali.

Mengenai knalpot bising, Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Taufan Rizaldi pun mengimbau agar masyarakat Kota Denpasar tidak menggunakan knalpot yang dapat mencemarkan suara.

"Untuk masyarakat Kota Denpasar khususnya, kami nyatakan untuk tidak menggunakan knalpot bising atau brong. Apabila ditemukan akan kami tindak tegas," tutupnya.(*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved