Breaking News:

Berita Bali

Desak Made Nasibmu Kini, KMHDI Melapor ke Bareskrim, Organisasi Hindu Melapor ke Polda Bali

Desak Made Nasibmu Kini, KMHDI Melapor ke Bareskrim, Organisasi Hindu Melapor ke Polda Bali

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Persadha Nusantara dan beberapa elemen organisasi Hindu lainnya ketika akan melaporkan akun YouTube Istiqomah TV ke Polda Bali pada, Senin 19 Maret 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) melaporkan dosen perguruan tinggi swasta di Jakarta, Desak Made Darmawati ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (19/4/2021).

Sebagaimana diketahui, penggalan video ceramah Desak Made mendadak viral karena sempat menceritakan pengalamannya sebagai mualaf. Dia diketahui sebelumnya menganut agama Hindu.

Dalam kesaksiannya itu, Desak Made dianggap telah melecehkan ajaran agama Hindu. Tak tinggal diam, KMHDI pun melaporkan Made ke Bareskrim Polri.

"Beliau mengatakan bahwa Hindu itu adalah agama yang budi akal. Agama yang diakal-akali kemudian beliau mengatakan juga agama Hindu itu suka mengundang setan melalui sajen," kata Ketua DPP KMHDI I Putu Yoga Saputra di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin.

Dia juga mengaku keberatan kesaksian Desak Made yang menyatakan bahwa Bali itu merupakan salah satu tempat setan terbesar di antara Hindia dan Tiongkok.

"Maka, kami laporkan penistaan agama melalui Juncto ke UU ITE karena menyebarkan video tersebut," jelas dia.

Baca juga: Buntut Ceramah Desak Made, Wayan Sudirta Sebut Proses Hukum Dapat Berlanjut & Bandingkan Kasus Ahok

Ia menuturkan pihaknya membawa barang bukti berupa rekaman video yang beredar di media sosial.

Sebaliknya, ia mengaku memang telah mendengar terlapor telah meminta maaf. Namun, Putu bersikukuh tetap akan melaporkan Desak Made atas dugaan penodaan agama.

"Terkait kasus permintaan maaf tentu kami sebagai WNI, umat beragama, khususnya kami agama Hindu, diajarkan memang untuk saling memaafkan. Tapi kita mempunyai kewajiban hak juga untuk menegakkan hukum," tukas dia.

Laporkan Istiqomah TV
Sementara itu, Waketum Persadha Nusantara Gede Suardana bersama beberapa elemen organisasi Hindu melaporkan Istiqomah TV terkait dengan konten yang berisi ceramah tentang penistaan agama serta ujaran kebencian, ke Polda Bali di Denpasar, Senin.

Halaman
123
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved