Breaking News:

Berita Jembrana

Wabup Ipat Ingatkan BPD Adalah Jembatan Penghubung Pemerintah Desa Dengan Masyarakat

Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) mempunyai peranan besar dalam membantu Perbekel dalam menjalankan tugas tugas di desa.

ist
Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, saat bertemu dengan asosiasi BPD dari 41 desa se- Kabupaten Jembrana, di Gedung Kesenian Bung Karno, Senin(19/4). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) mempunyai peranan besar dalam membantu Perbekel dalam menjalankan tugas tugas di desa.

Utamanya   dalam penyusunan perencanaan di desa serta mengawal  pembangunan secara keseluruhan.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, saat bertemu dengan asosiasi BPD dari 41 desa se- Kabupaten Jembrana, di Gedung Kesenian Bung Karno, Senin(19/4).

Wabup Patriana yang akrab disapa Ipat, juga mengingatkan bagaimana peran , fungsi dan kewenangan BPD agar tidak tumpang tindih.

Ia minta BPD sebagai mitra pemerintah desa,harus paham akan fungsi dan kewenangan tersebut.

Wabup Ipat Buka Pelatihan Kerja di Jembrana untuk Tekan Pengangguran 

Wabup Jembrana Ipat Gagal Divaksin Covid-19

Pemkab Jembrana Siapkan Dua Skenario Pelantikan Tamba-Ipat

Menurutnya  , BPD adalah pilar utama dan jembatan dalam rangka koordinasi kerja antara  pemerintah desa dan masyarakat.

Untuk itu, Ipat mengajak segenap komponen BPD membangun koordinasi  yang harmonis dengan segenap perangkat dan masyarakat desa sesuai aturan yang berlaku.

"Keberadaan BPD jika diibaratkan  tidak ubahnya seperti keberadaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah di tingkat kabupaten . Perannya penting sekali dalam pengawasan terhadap kinerja Pebekel dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan. Termasuk melaksanakan  pembinaan kemasyarakatan," terang Ipat.

Sementara Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, I Gede Sujana mengaku, kalau secara umum penyelenggaraan pemerintahan desa sampai saat ini berjalan dengan baik.

Namun disisi lain masih terdapat berbagai catatan-catatan dan sifatnya sangat bervariasi tergantung di masing masing desa-desa.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved