Breaking News:

Dilarang Mudik, Mulai Tanggal 6-17 Mei 2021, 195 Personel Siaga di Dekat Gerbang Pelabuhan Gilimanuk

Sehingga diharapkan atas kerjasama masyarakat yang tidak melakukan mudik, maka penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan. 

Istimewa
Kendaraan lengang pada siang hari di pintu keluar Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Jawa Timur, Jumat (1/1/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jembrana menggelar rapat dengana agenda larangan mudik, di Aula Mapolres Jembrana, Bali.

Dalam keputusannya, Forkopimda akan melakukan larangan mudik mulai tanggal 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021.

Setiap warga yang berada di Bali akan dilarang ke Jawa dengan tujuan mudik.

“Mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei kami akan melakukan penyekatan. Dengan kekuatan siaga personel dalam operasi ketupat sebanyak 195 personel,” ucap Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, Rabu 21 April 2021.

Kapolres asal Tabanan itu mengaku, bahwa larangan mudik khususnya Bali, akan melakukan penyekatan di timbangan Cekik, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali.

Atau hampir satu kilometer sebelum pintu gerbang pelabuhan Gilimanuk.

Apabila ada masyarakat ingin mudik maka akan dikembalikan ke daerah asal.

Hal ini dilakukan sesuai dengan Intruksi pemerintah baik pusat dan daerah.

“Ketika ingin kembali sebelum tanggal 6 maka akan dilakukan Rapid Tes Antigen yang akan menuju ke daerah asalnya. Tapi kami mengimbau bahwa tujuan dilarang mudik adalah menekan angka penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Menurut dia, dari pengalaman sebelumnya Lebaran tahun kemarin terjadi peningkataan kasus.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved